Pajak Avtur Belum Dipangkas, Sri Mulyani: Kita Lihat Dulu Nanti

Rully Ramli ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 16:45 WIB
Pajak Avtur Belum Dipangkas, Sri Mulyani: Kita Lihat Dulu Nanti

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawti. (Foto: Humas Setkab)

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum memangkas pajak pertambahan nilai (PPN) avtur. Penurunan pajak untuk bahan bakar pesawat tersebut tadinya menjadi insentif bagi maskapai untuk menurunkan harga tiket.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, sampai saat ini belum ada perubahan soal tarif PPN untuk avtur sebesar 10 persen. Kemenkeu masih menanti perkembangan lebih lanjut.

"Enggak ada perubahan. Kita lihat yang selama ini sudah berjalan, nanti kita lihat kebutuhannya seperti apa," ujar dia di STAN, Tangerang Selatan, Minggu (14/7/2019).

Kemenkeu telah melakukan kajian terkait penurunan tarif PPN avtur. Kajian ini dilakukan sebagai tidak lanjut dari keluhan maskapai soal harga avtur di Indonesia yang lebih mahal dibandingkan negara lain.

Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Rofyanto Kurniawan sebelumnya mengatakan kajian tersebut sudah selesai. Hasilnya, penurunan tarif PPN avtur belum diperlukan. Negara lain ternyata masih melakukan pungutan PPN dengan nilai yang hampir sama dengan Indonesia.

"Negara lain melakukan ini, maskapainya masih bisa berkompetisi kok. PPN avtur 10 persen ini sudah cukup comparable dengan Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Thailand," ucap Rofyanto.


Editor : Rahmat Fiansyah