Pandemi Covid-19 Masing Tinggi, Bahlil Pede Target Investasi Rp817,2 Triliun Tercapai

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 08 September 2020 - 21:25 WIB
Pandemi Covid-19 Masing Tinggi, Bahlil Pede Target Investasi Rp817,2 Triliun Tercapai

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia masih menargetkan realisasi investasi tahun ini sebesar Rp817,2 triliun. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih menargetkan realisasi investasi tahun ini sebesar Rp817,2 triliun. Meskipun penyebaran Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda menurun, dia optimistis target dapat tercapai.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan, di tengah pandemi pihaknya terus mengejar target nilai investasi tersebut. "Saya pikir begini, menyangkut Covid-19, ya benar, kondisinya kita harus ikhtiar bersama-sama. Tapi, dalam konteks bisnis investasi, kalau saya dulu jadi pengusaha, jangankan negara. Kita tahu di situ ada musibah pun kita datang," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (8/9/2020).

Dalam iklim bisnis, lanjutd dia, setiap pengusaha selalu mencari dan melihat peluang terbaik meski kondisi tidak memungkinkan. Hal demikian, juga dipahami para investor besar, di mana Indonesia merupakan negara tujuan investasi yang menjanjikan sehingga tetap mendorong para investor memperbarui asetnya di Indonesia.

Bahlil menyebutkan kondisi ini yang membuat pihaknya tetap optimistis jika realisasi investasi sebesar Rp817,2 triliun bisa tercapai. "Artinya, saya sampaikan Indonesia adalah negara tujuan investasi menjanjikan. Makanya sekalipun keadaan Covid-19, kita ikhtiar. Saya sampai saat ini masih tetap optimistis realisasi investasi 2020, insya Syaa Allah mencapai target," katanya.

Bahlil mengatakan, nilai investasi pada kuartal III tahun ini juga membaik daripada di kuartal sebelumnya. Ini dilihat dari data BKPM baik dari arus barang masuk modal dan mesin di beberapa industri bahan baku, menunjukkan pertumbuhan investasi.

“Jumlah (realisasi investasi) tunggu sebulan lagi. Kalau sekarang dibilang (rentang target realisasi investasi) namanya saya tukang sulap. Yang jelas kuartal III-2020, insyaAllah akan lebih baik,” kata dia.

Meski begitu, secara tahunan ada kemungkinan nilai investasi pada kuartal III lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Karena, tahun ini menjadi periode yang berat untuk investasi.

Editor : Dani Dahwilani