Pencairan PMN BUMN Lambat, Ini Penjelasan Kemenkeu

Rina Anggraeni ยท Minggu, 22 November 2020 - 13:57 WIB
Pencairan PMN BUMN Lambat, Ini Penjelasan Kemenkeu

Kemenkeu mencatat PMN sudah direalisasikan sebesar Rp16,95 triliun. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2020 sudah direalisasikan sebesar Rp16,95 triliun. Dana yang masuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dianggarkan Rp45,051 triliun.

"Untuk PMN tunai Rp16,95 triliun (alokasi awal ditetapkan tahun 2019, sebelum Perpres 72), PMN (tunai) dalam rangka PEN Rp24,07 triliun dan PMN yang berasal dari non tunai (alokasi awal) Rp4,031 triliun. Total BUMN menerima PMN itu Rp45,051 triliun di tahun 2020 ini," kata Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Kemenkeu) Meirijal Nur, dikutip situs Kemenkeu, Jakarta (22/11/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, pencairan beberapa PMN tidak bisa cepat karena masih proses legislasi. Namun, dia optimistis PMN dapat terserap seluruhnya tahun ini.

"Proses diskusi pada dasarnya untuk evaluasi sudah selesai, tapi proses legislasi dalam PP (peraturan pemerintah) masih berlangsung. Mudah-mudahan kami bisa menyelesaikannya sebelum akhir Desember dan bisa direalisasikan," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua