Pilkada Serentak 2018, Indef Sebut Pengaruhnya terhadap Ekonomi Kecil

Ade Miranti Karunia Sari ยท Senin, 06 November 2017 - 11:03:00 WIB
Pilkada Serentak 2018, Indef Sebut Pengaruhnya terhadap Ekonomi Kecil
Enny Sri Hartati memastikan Pilkada Serentak 2018 belum memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi di 2018 bisa mencapai 5,4%. Kontributor utama penggerak pertumbuhan itu akan disumbang dari ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Menanggapi hal itu, Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Enny Sri Hartati menuturkan, meski memiliki andil dalam mendorong aktivitas ekonomi nasional di tahun depan, namun Pilkada Serentak belum memberi efek signfikan terhadap pertumbuhan.

"Dengan melihat belanja pilkada sendiri, justru kebanyakan barang impor yang dibeli ketimbang produk dalam negeri sehingga menciptakan multiplier effect tidak berkembang signifikan," kata Enny kepada iNews.id (6/11/2017).

Dengan perubahan sistem dan model yang diamati pada pilkada 2016, Enny memastikan dampaknya tidak terlalu besar mendorong konsumsi rumah tangga. Apalagi pada Pilkada 2016, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I dan II hanya naik 4,9-5,0%.

"Melihat dana pemerintah dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) atau APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang di-share begitu banyak, tetapi justru untuk belanja sosial tidak begitu banyak," ucapnya.

Padahal, berdasarkan pengalaman yang ada belanja sosial bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Pilkada menurut dia, justru hanya berdampak bagi lembaga profit non performing.

"Kenaikannya juga kecil, hanya 2-3%. Meski naik dobel digit terhadap pertumbuhan DKI, juga tidak terlalu berpengaruh," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk