Pilpres 2019, Menteri Basuki: Semoga Rakyat Kita Bersatu Kembali

Rully Ramli ยท Rabu, 17 April 2019 - 13:40 WIB
Pilpres 2019, Menteri Basuki: Semoga Rakyat Kita Bersatu Kembali

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono usai menggunakan hak pilih di TPS 01, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (17/4/2019). (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah tokoh nasional, termasuk para menteri menyerukan persatuan setelah Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 usai. Salah satunya Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Menteri Basuki berharap masyarakat tidak lagi terpecah meski berbeda pilihan politik. Dia yakin masyarakat sudah dewasa dalam berdemokrasi karena telah mengikuti serangkaian pemilu di tahun-tahun sebelumnya.

"Saya kira tadi malam sudah banyak disampaikan pak JK (Jusuf Kall), pak Habibie, didiskusikan tokoh nasional. Semoga bisa bersatu kembali, kita sudah pengalaman untuk pemilu," ujar dia di Komplek Menteri Widya Chandra, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

BACA JUGA:

Sri Mulyani Harap Rakyat Kembali Damai dan Bersatu usai Pilpres 2019

Usai Nyoblos, Menteri Basuki Cerita Kesan Selama Jadi Anak Buah Jokowi

Menteri Basuki hari ini memilih untuk menyoblos di rumah dinasnya. Alasannya, dia ingin berkumpul bersama keluarga, termasuk istri, anak, dan cucunya di TPS 001 Widya Chandra.

Usai menyoblos, pria kelahiran Surakarta itu menceritakan soal kerjanya selama lima tahun terakhir bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sebagai menteri, dia ingi meninggalkan kesan khusus di Kementerian PUPR.

"Saya tidak ingin meninggalkan fisiknya, justru meninggalkan institusi yang kredibel yang dapat dipercaya dan bermanfaat. Untuk itu kami melakukan reformasi," kata dia.

Menteri Basuki memastikan akan fokus pada program pembangunan di sisa masa jabatannya yang berakhir pada Oktober 2019. Selain itu, internal birokrasi juga akan terus diperbaiki.

"Itu yang akan dilakukan nanti selain infrastruktur, sumber daya manusia dan reformasi kelembagaan," ucapnya.

Selain itu, Menteri Basuki mengaku terkesan dengan gaya kemimpinan Jokowi selama menjadi presiden. Meski sama-sama dari Solo, dia mengaku hubungan pekerjaannya didasarkan pada profesionalisme.

"Saya dengan beliau hanya loyalty and trust. Itu basic kami bekerja. Beliau juga sama beggitu. Bekerja kalau nggak sama frekuensi kan susah," ucap dia.


Editor : Rahmat Fiansyah