Produksi Gerbong Kereta Api, INKA & Stadler Rail Sepakat Investasi Rp1,4 Triliun

Rahmat Fiansyah ยท Minggu, 22 September 2019 - 15:40 WIB
Produksi Gerbong Kereta Api, INKA & Stadler Rail Sepakat Investasi Rp1,4 Triliun

PT INKA dan Stadler Rail sepakat membentuk perusahaan patungan (joint venture) dan menggelontorkan investasi senilai 100 juta dolar AS. (Foto: Humas Kemen BUMN)

JAKARTA, iNews.id - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sepakat membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan perusahaan asal Swiss, Stadler Rail. Kedua perusahaan sepakat menggelontorkan 100 juta dolar AS atau Rp1,4 triliun sebagai investasi tahap awal.

Investasi itu sudah termasuk untuk pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur. Pabrik tersebut nantinya akan memproduksi 125 gerbong kereta per tahun yang akan ditingkatkan menjadi 1.000 gerbong per tahun.

"PT KAI akan menjadi pembeli utama produksi perusahaan joint venture ini," kata Menteri BUMN, Rini Soemarno melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama INKA Budi Noviantoro dan Executive Chairman Stadler Rail, Peter Spuhler. Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman Hadad turut menyaksikan perjanjian kerja sama tersebut.

Pabrik kedua INKA ini dibangun di area seluas 83 hektare. Berbeda dengan pabrik Madiun, pabrik Banyuwangi berjarak 3 kilometer dari pelabuhan. Pabrik kereta api terbesar di Indonesia ini akan selesai pada 2020.

Rini mengatakan, kerja sama ini bukan hanya mendukung sistem transportasi kereta api di Tanah Air, melainkan menyerap tenaga kerja sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di mata dunia.

"Volume penumpang kereta api terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kami berharap pembangunan pabrik kereta api ini menjadi pembuka penjualan kereta api asal Indonesia di pasar internasional," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah