Program Mudik Gratis, Kemenhub Berangkatkan 18.000 Motor Pakai Kereta Api

Diaz Abraham ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 15:34 WIB
Program Mudik Gratis, Kemenhub Berangkatkan 18.000 Motor Pakai Kereta Api

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggelar program mudik motor gratis (motis) guna menghindari penggunaan sepeda motor di jalan karena rawan dengan kecelakaan. (Foto: iNews.id/Diaz Abraham)

Zulfikar mengatakan, sejauh ini kuota pengangkutan motis sebanyak 18.096 motor dan bagi calon peserta mudik motis yang mendaftar pada periode 12 Maret sampai dengan 13 Mei 2019 akan difasilitasi 3 tiket KA kelas ekonomi, Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyediakan 58.088 tiket. "Dengan mengikuti program mudik motor gratis (motis) motor pemudik dapat diangkut dengan moda KA dan pemudik dapat mudik dengan moda KA atau moda angkutan lainnya. Dan ketika sampai di kampung halaman dapat menggunakan motor pribadi untuk berpergian," katanya.

Tidak hanya itu, dengan adanya motis dapat mengurangi jumlah kecelakaan di jalan raya yang disebabkan oleh pengguna motor. Mudik motor gratis direncanakan akan dilepas oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian pada tanggal 27 Mei 2019 pukul 15.30 WIB.

Rampcheck Sarana Perkeretaapian

Kemenhub pun memastikan bahwa kereta yang akan mengangkut motor ini sudah dilakukan ramp check menyeluruh mulai dari Inspeksi keselamatan, Perjalanan KA inspeksi, Rampcheck Sarana Angkutan Mudik Transportasi Perkeretaapian.

"Proses rampchek bidang perkeretaapian melibatkan tim penguji dari direktorat teknis terkait, setiap penguji memiliki chek list yang akan dilakukan pengujian," ujarnya.

Beberapa lokasi yang sudah dilakukan rampcheck ada di sembilan Daop dan empat Divre yaitu, Daop 3 Cirebon, Daop 8 Surabaya, Daop 7 Madiun, Daop 5 Purwokerto, Divre III Palembang , Divre IV Tanjungkarang, Daop 6 Yogyakarta, Daop 2 Bandung, Daop 4 Semarang, Divre I Sumatera Utara, Daop 9 Jember, Divre II Sumatera Barat, Daop 1 Jakarta.

"Sarana yang telah di-rampcheck ditempeli stiker, untuk menandakan bahwa sarana dimaksud telah diperiksa. Untuk sarana yang belum di-rampcheck, kita memastikan kehandalannya dengan mereview dokumen perawatan sarana berkala yang dilakukan oleh penyelenggara sarana," katanya.

Selain itu kata dia, PT KAI diharuskan menjaga performansi dan kelengkapan No Go Item (peralatan keselamatan) dengan tetap melakukan pemeriksaan dan perawatan pada sarana yang telah diperiksa.

"Meningkatnya ketelitian dan kelengkapan terhadap kegiatan pemeriksaan sarana yang dilakukan oleh penyelenggara sarana, sehingga dapat meningkatkan keselamatan pengoperasian KA," ujarnya. (adv)


Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua