Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Diminta Wadahi Aksi Gotong Royong

Aditya Pratama ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:02 WIB
Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Diminta Wadahi Aksi Gotong Royong

Relawan Covid-19. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Indonesia dinilai memiliki kelebihan saat masa pandemi Covid-19 karena punya rasa gotong royong yang tinggi terhadap sesama. Gaya hidup ini mendorong munculnya sukarelawan yang membantu pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Ahmad Erani Yustika menyebut, sifat gotong royong tersebut, pemerintah seharusnya mewadahinya dengan sistematis ke dalam skema pemulihan ekonomi di tiengah pandemi Covid-19).

"Mestinya itu yang segera digandeng dengan sistematis oleh pemerintah, jadi energi masyarakat dalam bentuk kerumunan-kerumunan dalam tanda kutip tidak teroganisir, itu dimasukkan di dalam skema pemulihan pandemi ini," ujarnya dalam diskusi daring, Sabtu (11/7/2020).

Akademisi ini menilai, banyak gerakan-gerakan organisasi sosial masyarakat keagamaan yang besar seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan juga Ikatan Alumni perguruan tinggi yang dapat disatukan dengan program dan anggaran pemerintah. 

"Saya kira di dalam banyak hal mereka bisa menutup lubang kelemahan dari apa yang dimiliki pemerintah. Tidak mudah dalam situasi yang sedemikian gawat, masif, besar segalanya ditangani pemerintah, tapi serap energi masyarakat yang berlimpah dan syukurnya Indonesia memiliki itu," kata dia.

Dengan menyerap energi masyarakat yang begitu melimpah dibarengi dengan komando yang jelas, menurutnya akan sangat membantu pemerintah untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat.

"Ini yang saya kira perlu dilakukan, komandonya jelas, determinatif dan yang kedua libatkan dan gandeng energi masyarakat yang besar tadi dalam satu skema besar gerakkan pemerintah untuk hadapi pandemi," ucap Ahmad.

Editor : Ranto Rajagukguk