Resmikan KEK Galang Batang, Menko Darmin: Ada yang Investasi Smelter

Rully Ramli ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 22:07 WIB
Resmikan KEK Galang Batang, Menko Darmin: Ada yang Investasi Smelter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution besok akan meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Ia mengatakan dalam peresmian tersebut, sudah terdapat investor yang berencana membangun smelter bauksit.

"Besok saya mau resmikan KEK di Bintan dan dia di dalamnya ada investasi besar smelter untuk bauksit yang akan menghasilkan alumina. Investasinya besar dari China," kata Darmin, ditemui di kantornya, Jumat (7/12/2018).

Dikutip dari laman kek.go.id, KEK Galang Batang berada di Pulau Bintan Kepulauan Riau, yang merupakan sentra titik sempit (choke point) Selat Malaka, berdekatan dengan Batam Free Trade Zone (FTZ) dan Selat Philip.

Lokasi KEK Galang Batang mempunyai akses langsung dengan Selat Malaka dan Laut China Selatan. KEK Galang Batang diusulkan oleh badan usaha PT Bintan Alumina Indonesia dan telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2017, yang diundangkan pada 12 Oktober 2017 lalu.

KEK Galang Batang akan dikembangkan sebagai sentra industri pengolahan mineral hasil tambang, yaitu bauksit dan produk turunannya baik dari proses pengilangan (refinery) maupun dari proses pengolahan (smelter).

Diperkirakan KEK Galang Batang akan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 23.200 orang, tersebar untuk industri pengolahan refinery sebesar 350 orang, industri pengolahan smelter sebesar 260 orang dan jasa dermaga serta pelabuhan yang berpotensi menciptakan kegiatan ikutan atau multiplier effect di kawasan tersebut. Adapun nilai investasi pembangunan KEK Galang Batang adalah sebesar Rp36,25 triliun untuk enam tahun.

Selain KEK Galang Batang, Darmin akan meresmikan KEK Lhoseumawe yang berada di Aceh. Beberapa daerah juga mengusulak mengusulkan untuk menjadi KEK, seperti Kecamatan Singosari di Kabupaten Malang.

"Lhokseumawe itu juga sudah siap untuk diresmikan. Kemudian Jawa Timur ada mengusulkan Singosari. Bangka Belitung ada mengusulkan. Kalau mulai dibahas lagi ada. Batam ada mengusulkan satu," kata Darmin.


Editor : Ranto Rajagukguk