Serap Beras Petani 1,8 Juta Ton, Bulog Alokasikan Dana Rp15 Triliun

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 14 Januari 2019 - 18:58 WIB
Serap Beras Petani 1,8 Juta Ton, Bulog Alokasikan Dana Rp15 Triliun

ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog akan menyerap beras petani sebanyak 1,8 juta ton pada 2019. Untuk memenuhi hal itu, besaran dana yang dialokasikan sekitar Rp15 triliun.

Direktur Pengadaan Bulog, Bachtiar mengatakan, dana tersebut dihitung dari target serapan dikalikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras sebesar Rp7.300 per kilogram plus fleksibilitas 10 persen.

"Kalau 1,8 juta ton beras dikali Rp8.030 hampir Rp15 triliun lebih lah," ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Meski begitu, kata Bachtiar, angka tersebut belum final. Apabila target serapan beras bertambah, maka dana yang dianggarkan juga naik. Dia menyebut, Bulog tidak mempunyai persoalan dana untuk membeli beras petani.

“Tapi kalau dibutuhin lagi, ya ada dananya, Rp20 triliun juga ada. Kan skema pembelian Bulog yang baru bisa beli di tengah kondisi apapun,” ucap dia.

Bachtiar memastikan Bulog tidak akan mengimpor beras pada tahun ini. Pasalnya, stok beras di gudang hingga akhir 2018 mencapai 2,1 juta ton. Angka tesebut mencukupi kebutuhan beras nasional.

"Kita kan stok masih ada 2,1 juta kalau ini nanti keluar banyak ya pokoknya kita serap petani 1,8 juta ton," ujarnya.

Target penyerapan beras pada 2019 memang lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar 2,7 juta ton. Pasalnya, stok beras saat ini terbilang aman sementara pada tahun 2018 stok awal hanya 170.000 ton.


Editor : Rahmat Fiansyah