Soal Relaksasi PPn BM Mobil, Kadin Berharap Bisa Bangkitkan Perekonomian

Antara · Sabtu, 27 Februari 2021 - 19:11:00 WIB
Soal Relaksasi PPn BM Mobil, Kadin Berharap Bisa Bangkitkan Perekonomian
Relaksasi PPn BM untuk mobil diharapkan dapat meningkatkan penjualan kendaraan di masa pandemi Covid-19. (Foto: AFP)

BANDARLAMPUNG, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung mengharapkan relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPn BM) untuk mobil dapat meningkatkan penjualan kendaraan di masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Maret 2021.

"Relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPn BM) diharapkan mampu membangkitkan perekonomian serta bisnis kendaraan di masa pandemi Covid-19," ujar Wakil Ketua Bidang UMKM Kadin Lampung Romi Junanto Utama saat dihubungi di Bandarlampung, Sabtu (27/2/201).

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 sempat membuat industri otomotif mengalami penurunan penjualan pada 2020. "Biasanya daya beli masyarakat akan kendaraan bisa sampai 1 juta unit dalam satu tahun, namun karena ada pandemi Covid-19 berkurang hanya ratusan ribu saja, sehingga kami berharap relaksasi ini dapat kembali membangkitkan industri otomotif," katanya.

Menurut dia, dengan peningkatan pembelian kendaraan bermotor beragam usaha turunan otomotif dapat kembali berjalan dan menghidupkan roda perekonomian. "Kami tentu sambut baik, sebab industri turunan otomotif seperti bengkel, usaha pelumas kendaraan dan sparepart kendaraan tentu akan kembali hidup bila ada perbaikan penjualan kendaraan, dan yang pasti akan menyerap tenaga kerja baru pula," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2