SoftBank Incar Aruna, Startup asal RI Berbasis Kelautan dan Perikanan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:41 WIB
SoftBank Incar Aruna, Startup asal RI Berbasis Kelautan dan Perikanan

SoftBank tengah membidik startup Aruna untuk dijadikan lahan investasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - SoftBank mengincar perusahaan-perusahaan startup Indonesia setelah mengucurkan dana ke perusahaan platform teknologi on demand Grab Indonesia. Salah satu startup yang kini dibidik oleh raksasa investasi asal Jepang ini, yakni Aruna.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan bahwa SoftBank memang tengah mencari perusahaan rintisan yang punya potensi menjadi besar. Aruna, merupakan startup sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang diperkirakan tengah didekati oleh SoftBank.

"Tadi juga bicara pada Aruna, mereka juga ingin masuk di Aruna. Kan janjiannya begitu, startup-startup baru," ujarnya saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Kendati demikian, dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Dilansir dari situs resmi aruna.id, startup ini memotong mata rantai perdagangan perikanan yang ada sehingga bisa memberikan benefit maksimal bagi mitra nelayan dan pembeli Aruna. Dengan cara ini, nelayan bisa mendapatkan kepastian pasar dan harga yang lebih baik dan pembeli juga mendapatkan produk dengan kualitas yang sesuai.

Aplikasi Android yang diciptakan tiga anak muda ini membantu memasarkan komoditas laut nelayan secara online untuk pasar internasional ataupun pasar dalam negeri. Bahkan, Aruna telah merambah pasar AS, Singapura, dan China

Nelayan yang menjual hasil tangkapannya melalui aplikasi ini, bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Pasalnya, Aruna menawarkan kupon senilai Rp20.000 setiap penjualan 10 kilogram, kupon dapat ditukar dengan kebutuhan pokok.

Sebelumnya, SoftBank telah mengucurkan dana 2 miliar dolar AS ke Grab Indonesia untuk mengembangkan infrastruktur digital di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama manajemen Grab pernah bertemu untuk membahas membahas ambisi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara selama beberapa tahun ke depan, dengan berfokus pada peluang investasi di sektor teknologi dan mengembangkan bakat teknologi yang tumbuh di dalam negeri. 


Editor : Ranto Rajagukguk