Sri Mulyani Laporkan Anggaran Gugus Tugas Covid-19 Sudah Capai Rp3,14 Triliun

Aditya Pratama ยท Jumat, 08 Mei 2020 - 19:10 WIB
Sri Mulyani Laporkan Anggaran Gugus Tugas Covid-19 Sudah Capai Rp3,14 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan total realokasi dana cadangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mencapai Rp3,14 triliun. Adapun tahap pertama telah disalurkan dana sebesar Rp336,1 miliar.

Sri Mulyani memerinci, dari anggaran Rp3,14 triliun digunakan untuk penyaluran Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak Rp250 miliar, penyediaan alat kesehatan Rp51 miliar, dukungan operasional petugas kekarantinaan dan penyelidikan epidemiologi Rp15 miliar, dan penyediaan bahan medis reagen, spesimen, dan lainnya sebesar Rp20 miliar.

"Kementerian dan lembaga dan pemda ada refocusing ke sana. Kita juga potong anggaran untuk konsolidasi fiskal karena ada belanja yang tidak bisa direalisasikan di tengah Covid," ujar Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (8/5/2020).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini menyampaikan, untuk penyaluran tahap dua mencapai Rp2,78 triliun. Adapun yang telah tersalurkan sebesar Rp975 miliar yang digunakan untuk penyediaan alat kesehatan, APD, dan lainnya.

"Untuk tahap kedua Rp2,78 triliun itu diperuntukkan untuk penggantian klaim dari perawatan RS, ini terutama pasien-pasien yang telah disalurkan melalui Kemenkes. Sudah disalurkan Rp975 miliar untuk 95 rumah sakit bagi 1.389 pasien, juga telah dibayarkan 81 rumah sakit uang muka dan satu rumah sakit yang lunas sebesar Rp21,97 miliar," kata dia.

Selain itu, pembiayaan tahap kedua juga dilakukan untuk pembuatan ruang isolasi tekanan negatif, biaya rehabilitasi ruang isolasi dan penggantian biaya perawatan untuk pasien yang dirawat di Pulai Natuna serta Pulau Sebaru melalui belanja Gugus Tugas.

"Pusat krisis Sekjen Kemenkes saat ini dianggarkan Rp500 miliar untuk berbagai penyediaan APD secara cepat, mobilisasi tim dan pengiriman logistik di dalam rangka penanganan Covid-19 yang bisa terjadi setiap saat dan dimana saja," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk