Sri Mulyani Waspadai Risiko Kenaikan Utang Pemerintah Rp1.200 Triliun dalam Setahun

Rina Anggraeni ยท Selasa, 04 Mei 2021 - 17:12:00 WIB
Sri Mulyani Waspadai Risiko Kenaikan Utang Pemerintah Rp1.200 Triliun dalam Setahun
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Setkab)

JAKARTA, iNews.id - Utang pemerintah melonjak lebih dari Rp1.000 triliun dalam setahun terakhir. Lonjakan utang akibat pandemi Covid-19 itu membuat pemerintah waspada akan risikonya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus dipacu untuk bekerja keras dalam rangka menekan dampak negatif dari Covid-19 atas perekonomian.

"Dan ini meningkatkan utang neto Indonesia sebesar Rp1.226,8 triliun,” ujarnya dalam video virtual, Selasa (4/5/2021).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut mengatakan, pemerintah terus mewaspadai risiko lonjakan utang tersebut. Apalagi jika tren kebijakan moneter global mengarah pada kenaikan suku bunga.

"Terutama dengan tren kenaikan suku bunga global yang akan timbulkan dampak pada seluruh dunia," katanya.

Untuk mengurangi risiko itu, kata Sri Mulyani, pemerintah akan memperdalam pasar keuangan sebagai pembiayaan alternatif. Apalagi, kenaikan utang masih berpotensi terjadi karena batas defisit 3 persen dari APBD belum berlaku.

"Inilah yang harus menjadi tantangan ke depan 2022 dimana kita perlu untuk mengakselerasi pemerintah ekonomi dan sekaligus memulihkan kembali kesehatan APBN yang sudah bekerja sangat keras dalam 2 tahun berturut-turut menghadapi pandemi ini," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah