Strategi Menteri Arifin Genjot Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Ilma De Sabrini · Rabu, 06 November 2019 - 14:22 WIB
Strategi Menteri Arifin Genjot Pengembangan Energi Baru Terbarukan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) untuk meningkatkan bauran energi nasional. Pasalnya, kontribusi EBT di bauran energi baru sebesar 8,6 persen. 

Untuk meningkatkan pemanfaatan EBT nasional, pemerintah berjanji akan melakukan inovasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait. Dengan demikian, potensi EBT yang mencapai 400 giga watt (GW) bisa dioptimalkan sebaik mungkin.

"Sumber EBTKE menurut info ada 400 giga watt. Pemanfaatan EBT baru terealisasi 8 persen atau 32 giga watt. Masih sangat kecil sekali. Makanya, kita harus buat perencanaan upaya optimalkan," kata Arifin Tasrif di acara  The 8th Indonesia EBTKE Conex di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (6/11/2019).

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu mengungkapkan, Indonesia dianugerahi sumber energi alternatif yang bisa dimanfaatkan. Jika terus dimaksimalkan potensinya, Indonesia berpeluang memangkas penggunaan energi fosil yang dalam waktu dekat akan habis. 

"Kegiatan EBTKE ini tentu saja sangat bermanfaat menentukan arah pemanfaatan energi nasional jangka panjang," ucapnya.

Untuk mengoptimalkan potensi sumber energi itu, pemerintah bakal mencari solusi terbaik untuk meningkatkan pemanfaatan EBT nasional.  Pemerintah menargetkan capaian Bauran Energi ditargetkan mencapai 23 persen pada 2025.

Untuk mencapai target tersebut pemerintah telah menerbitkan sejumlah regulasi. Salah satunya, Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.


Editor : Ranto Rajagukguk