Survei BI: Inflasi Pekan Pertama Desember 0,3 Persen

Rully Ramli ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 15:52 WIB
Survei BI: Inflasi Pekan Pertama Desember 0,3 Persen

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) menyatakan, laju inflasi pada pekan pertama Desember 2018 secara bulanan (mont to month) sebesar 0,3 persen. Tingkat inflasi ini jauh lebih tinggi dibanding November yang sebesar 0,27 persen.

"Survei inflasi untuk minggu pertama Desember 0,3 persen month on month. November itu kan 0,27," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, ditemui di kompleks BI, Jumat (7/12/2018).

Mirza menyatakan, inflasi terjadi karena kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Survei BI menunjukkan, harga telur ayam ras naik 8,5 persen, bawang merah 6,6 persen, wortel 11,6 persen, hingga kacang panjang 7,1 persen.

"Yang agak turun, ikan-ikanan, ikan kembung 0,54 persen, minus, udang basah 0,32," kata Mirza.

Menurut dia, apabila pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat menjaga inflasi di angka 0,3 persen sampai pekan keempat, inflasi 2018 akan berada di bawah angka 3 persen. Target inflasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 di kisaran 3,5 persen plus minus 1 persen. Adapun inflasi tahun kalender Januari-November mencapai 2,5 persen.

"Jadi kalau kita buka survei kan sampai minggu keempat, kalua memang bisa bertahan di 0,3 maka year to date-nya itu 2,81. Lalu year on year juga 2,81,"

Meskipun begitu ia mengingatkan, menjelang akhir tahun, permintaan dan aktivitas pasar meningkat. Oleh karenanya, perlu adanya perhatian lebih pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok barang, sehingga angka inflasi dapat tetap rendah menjelang akhir tahun.

"Mendekati akhir tahun memang, bagi yang nonmuslim merayakan Natal, belanja akan lebih banyak, aktivitas ekonomi juga lebih banyak. Maka memang kita perlu menjaga inflasi barang-barang makanan, supaya kita bisa menjaga inflasi rendah," kata Mirza.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebelumnya memperkirakan, inflasi sepanjang 2018 dapat di bawah 3 persen. Dengan demikian, inflasi berpotensi lebih rendah dari target pemerintah.

"Inflasi kalau melihat angka sampai bulan November diumumkan BPS inflasi kita di sekitar 3 persen bisa kurang sedikit bisa lebih sedikit. Saya cenderung katakan kurang sedikit," ujarnya di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (3/12/2018).


Editor : Ranto Rajagukguk