Tahun Politik, BKPM Tetap Optimistis Bisa Gaet Investasi Lebih Besar

Rully Ramli ยท Kamis, 07 Februari 2019 - 23:52 WIB
Tahun Politik, BKPM Tetap Optimistis Bisa Gaet Investasi Lebih Besar

Meski masuk tahun politik, BKPM optimistis bisa menggenjot investasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis realisasi investasi tahun ini akan lebih baik dibanding 2018. Meski harus diakui di tengah situasi tahun politik ini, investor biasanya lebih bersikap wait and see dan menahan untuk berinvestasi.

Direktur Wilayah I BKPM Agus Joko Saptono mengatakan, memasuki tahun politik realisasi investasi cenderung mengalami penurunan. Namun, melihat pertumbuhan ekonomi 2018 yang masih mencapai 5,17 persen, ia yakin investasi ke depannya akan lebih baik.

"Kita memasuki satu siklus di mana tahun politik itu, selalu ada penurunan, namun saya merasa bahwa ke depan akan positif, karena di siklus penurunan, pertumbuhan ekonomi masih 5,17 persen," tutur Joko dalam diskusi bersama wartawan, di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Joko mengakui, tahun lalu investasi mengalami pertumbuhan yang tidak begitu positif, akibat terkena dampak dari keadaan ekonomi global, seperti melemahnya nilai tukar rupiah yang terimbas dari kebijakan The Fed yang mengerek bunga acuan beberapa kali. Selain itu perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China turut berpengaruh dalam kondisi ekonomi global

Menghadapi tahun politik, Joko yakin kebijakan-kebijakan BKPM dapat memacu realisasi pertumbuhan investasi. Salah satunya adalah, percepatan impor melalui pemanfaatan jalur hijau dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Kebijakan tersebut dinilai berhasil mempercepat proses impor barang perusahaan. Dengan begitu, meningkatkan produktvitas perusahaan.

"Saat ini ada 125 perusahaan yang sudah memanfaatkan jalur hijau, sehingga dia bisa melakukan percepatan realisasi impor. Kemudian meningkatkan angka produksi perusahaan," tutur Joko.

Selain itu, BKPM juga bekerja sama dengan Polri untuk meningkatkan realisasi investasi. Dengan menggandeng Polri, BKPM dapat membantu perusahaan yang memiliki permasalahan di bidang keamanan.

"Kita sudah ada MoU antara BKPM dan Polri dalam rangka memfasilitasi perusahayg-perusahaan yang mengalami permasalahn di bidang keamanan," kata Joko.

Tercatat, realisasi investasi Indonesia hanya tumbuh 4 persen menjadi Rp721,3 triliun pada 2018. Angka itu berada di bawah target ditetapkan pemerintah sebesar Rp765 triliun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).


Editor : Ranto Rajagukguk