Tak Manfaatkan Bonus Demografi, Menkeu Sebut RI Sulit Jadi Negara Maju

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 20:44 WIB
Tak Manfaatkan Bonus Demografi, Menkeu Sebut RI Sulit Jadi Negara Maju

Menteri Keuangan Sri Mulyan Indrawati. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan mayoritas penduduk Indonesia saat ini adalah berusia muda. Namun, tren demografi ini mulai bergeser menjadi usia tua sehingga produktivitas akan menurun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini jumlah lansia yaitu penduduk di atas usia 60 tahun sebanyak 7 persen dari total penduduk. Kemudian pada 2030, akan meningkat menjadi 13 persen.

"Risikonya adalah penduduk Indonesia mayoritas akan menjadi demografisnya tua, namun kita belum menjadi kaya. Ini merupakan tantangan yang sangat besar bagi kita untuk menyelesaikannya saat ini," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Padahal dengan jumlah penduduk yang besar ditambah usia muda yang banyak seharusnya bisa menjadi modal Indonesia untuk memiliki tenaga kerja yang produktif. Namun, hingga saat ini tenaga kerja Indonesia terkendala keterbatasan keahlian.

"Seharusnya menjadi dua hal yang positif. Namun keduanya menjadi kurang optimal karena penduduk kita memiliki skill yang tidak cukup baik dan juga levelnya mismatch terhadap kebutuhan pasar," ucapnya.

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi demografi usia tua, pemerintah perlu memperbaiki tenaga kerja. Salah satunya melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sistem magang, serta perbaikan sistem pendidikan kepada tenaga kerja dalam negeri.

Namun untuk mewujudkan hal ini pemerintah tidak dapat berjuang sendirian. Pemerintah akan bekerja sama dengan dunia usaha untuk memperbaiki kualitas dan produktivitas tenaga kerja, dengan memanfaatkan teknologi dan kegiatan penanaman modal baik domestik maupun asing.

Selain itu, prodi-prodi yang disediakan juga harus yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Apalagi di era revolusi industri 4.0 di mana diperlukan tenaga kerja yang melek teknologi

"Inilah arah yang akan menjadi fokus pemerintah untuk mengelola sumber daya manusia," kata dia.


Editor : Ranto Rajagukguk