Tarif Jauh Dekat Tol JORR Akan Diterapkan Awal Juli Mendatang

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 25 Juni 2018 - 22:19:00 WIB
Tarif Jauh Dekat Tol JORR Akan Diterapkan Awal Juli Mendatang
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunda penerapan integrasi sistem transaksi Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR). Kebijakan ini rencananya diterapkan pada 22 Juni 2018, namun kembali ditunda untuk sosialisasi lebih lanjut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penundaan memang akan berjalan satu atau dua pekan ke depan. Adapun nominal tarif tetap sama seperti sebelumnya, yaitu Rp15.000. Ia berharap selama waktu yang tersisa ini pengguna tol JORR dapat mengerti tujuan diberlakukan tarif terintegrasi jauh dekat Rp15.000 ini.

"Awal Juli-an ya kira-kira. Mudah-mudahan (pengguna) sudah bisa mengerti tujuannya. Seperti halnya yang Semarang-Krapyak, Tembalang-Banyumanik yang juga integrasi," kata Basuki di kediaman Menteri Susi Pudjiastuti, Jakarta, Senin (24/6/2018).

Ia menampik jika penerapan tarif ini untuk menambah pendapatan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Pasalnya, 60 persen pengguna jalan akan diuntungkan dengan tarif baru ini, 38 persen dirugikan, dan 1 persen sama saja.

"Yang jarak menengah ke jauh turun, turun Rp4.000an. Yang penting bukan untuk menambah income BUJT. Tidak ada sama sekali pikiran itu," ujarnya.

Ia melanjutkan, tujuan dari penerapan tarif selain untuk menguntungkan angkutan barang juga memangkas lima gerbang tol, yaitu GT Meruya Utama, GT Meruya Utama 1, GT Semper Utama, GT Rorotan, dan GT Pondok Ranji arah Bintaro sehingga kemacetan di tengah ruas tol diharapkan akan berkurang.

Transaksi hanya akan dilakukan satu kali pada gerbang tol masuk (on-ramp payment). Sebelumnya pengguna ruas tol JORR melakukan 2-3 kali transaksi untuk perjalanan lintas-seksi/ruas, mengingat tol JORR dikelola oleh Operator (BUJT) yang berbeda-beda, sehingga masing-masing ruas tol memiliki gerbang pembayaran.

"Iya, yang penting ada lima gate yang akan dihapus sehingga golongan 2, 3, 4, 5 turun banyak. Jadi sekarang ditunggu betul oleh golongan 2, 3, 4, 5.

Diberitakan sebelumnya, rencana besaran tarif baru ini akan diberlakukan mulai Rabu, 20 Juni 2018. Dengan tarif jauh atau dekat sama untuk Golongan I sebesar Rp15.000, Golongan II dan III Rp22.500, Golongan IV dan V Rp30.000.

"Kementerian PUPR menunda penerapan sistem tersebut untuk memberikan kesempatan kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan para Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait untuk dapat melakukan sosialisasi secara lebih intensif kepada masyarakat," ucap Basuki.

Editor : Ranto Rajagukguk