Tarif Tol Jakarta-Tangerang Naik, Standar Pelayanan Dijanjikan Ada Perbaikan

Rully Ramli ยท Selasa, 29 Oktober 2019 - 20:01 WIB
Tarif Tol Jakarta-Tangerang Naik, Standar Pelayanan Dijanjikan Ada Perbaikan

Ilustrasi gerbang tol. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memastikan penyesuaian tarif tol sudah sejalan dengan perbaikan standar pelayanan minimal (SPM). Pernyataan ini disampaikan guna menjawab keluhan Asosiasi Logistik dan Forwarder terkait penyesuaian tarif tol yang menjadi beban bagi kegiatan arus barang dalam kaitan logistik. 

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, pihaknya telah mencermati masalah penyesuaian tarif tol ini dan melakukan perbandingan dengan kualitas SPM. Ia bahkan meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika ada jalan tol yang dirasa SPM-nya kurang terpenuhi untuk melaporkankannya. 

"Kan kita sudah punya standar pelayanan minimal untuk jaringan jalan tol. Ini aja kita cermati sama-sama. kalau misalkan dari SPM masih ada yang belum terpenuhi ya mungkin kami dilapori," ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (29/10/2019). 

Kendati demikian, Danang memastikan dengan diberlakukannya penyesuaian tarif tol Jakarta-Tomang, pihaknya bakal meningkatkan dan memperbaiki SPM di ruas tol tersebut sehingga bisa dianggap laik secara pelayanan.

"Sejauh yang kami lihat, untuk Tol Tomang itu sudah sepenuhnya dipenuhi SPM-nya. Sehingga, mereka mempunyai hak untuk memperoleh penyesuaian tarif tersebut," tuturnya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR menaikkan tarif Tol Jakarta-Tangerang untuk ruas Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa yang berlaku mulai 2 November 2019.

Berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 874/KPTS/M/2019 per tanggal 20 September 2019, penyesuaian itu berupa kenaikan antara Rp500 hingga Rp2.000 untuk golongan kendaraan I dan II, serta penurunan tarif antara Rp500 hingga Rp5.000 untuk golongan kendaraan III, IV dan V.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kenaikan tarif tol tersebut seharusnya dilakukan pada September 2019. Namun, kenaikan tarif ditunda hingga tuntasnya pelantikan Presiden dan Wapres RI periode 2019-2024 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. 

"Yang naik satu ruas dulu, itu karena sudah tertunda sebelumnya," ujarnya. 

Adapun dengan diberlakukan penyesuaian tarif tersebut besaran perubahan tarif Jalan Tol Tomang-Tangerang per 2 November 2019: 

Gol I: Rp7.500 yang semula Rp7.000

Gol II: Rp11.500 yang semula Rp9.500

Gol III: Rp11.500 yang semula Rp12.000

Gol IV: Rp15.000 yang semula Rp16.000

Gol V: Rp15.000 yang semula Rp20.000

Editor : Ranto Rajagukguk