Tekan Polusi Udara, Korsel Bakal Tutup 25 Persen Pembangkit Listrik Batu Bara

Rahmat Fiansyah ยท Kamis, 28 November 2019 - 11:18 WIB
Tekan Polusi Udara, Korsel Bakal Tutup 25 Persen Pembangkit Listrik Batu Bara

Pembangkit listrik batu bara. (Foto: ilustrasi/AFP)

SEOUL, iNews.id - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) akan menutup sekitar 25 persen pembangkit listrik berbasis batu bara dalam tiga bulan ke depan. Langkah ini diambil untuk menekan polusi udara di Negeri Ginseng.

Dilaporkan Reuters, Kamis (28/11/2019) Kementerian Energi Korsel telah menerima rekomendasi dari Istana untuk menutup hingga 14 pembangkit batu bara sepanjang Desember 2019-Februari 2020. Pembangkit listrik sisanya dinilai mencukup untuk menyuplai listrik pada musim dingin nanti.

Saat ini ada sekitar 60 pembangkit batu bara yang menopang 40 persen pasokan listrik Korsel. Ketergantungan yang masih tinggi terhadap batu bara membuat kualitas udara di negara tersebut memburuk.

Dengan penutupan seperempat pembangkit, Departemen Energi Korsel memperkirakan kapasitas terpasang listrik tidak akan lebih dari 80 persen. Hal ini sudah mengantisipasi konsumsi listrik pada musim dingin.

Selama musim dingin, konsumsi listrik di Korsel diprediksi mencapai puncak pada minggu keempat Januari 2020 sebesar 88.600 megawatt (MW). Perkiraan itu bisa lebih tinggi menjadi 91.800 MW jika kondisi cuaca makin ekstrem. Saat ini, pasokan listrik di Korsel surplus sekitar 11.350 MW.

Editor : Rahmat Fiansyah