Tingkatkan Konektivitas KSPN Borobudur, Kementerian PUPR Anggarkan Rp291,3 Miliar untuk Peningkatan 7 Ruas Jalan

Rizqa Leony Putri ยท Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:02 WIB
Tingkatkan Konektivitas KSPN Borobudur, Kementerian PUPR Anggarkan Rp291,3 Miliar untuk Peningkatan 7 Ruas Jalan

Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan jaringan jalan. (Foto: Dok Kementerian PUPR)

Tingkatkan Konektivitas KSPN Borobudur, Kementerian PUPR Anggarkan Rp291,3 Miliar untuk Peningkatan 7 Ruas Jalan

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jaringan jalan. Hal ini sekaligus sebagai bentuk dukungan Kementerian PUPR terhadap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Adapun pembangunan ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo untuk menciptakan 10 Bali Baru yang dapat menjadi lokomotif perekonomian Indonesia. Di antaranya dengan menarik investasi baru, menambah lapangan kerja, serta meningkatkan jumlah wisatawan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN telah direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi. Tak hanya itu, juga disusul dengan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

“Pemerintah meyakini bahwa salah satu sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat pasca Pandemi COVID-19 adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada KSPN yang dihentikan,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya, Selasa (27/10/2020).

Seperti diketahui, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp291,3 miliar peningkatan 7 ruas jalan di tahun 2020. Anggaran tersebut diujukan untuk meningkatkan konektivitas KSPN Borobudur, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah - DI Yogyakarta.

Adapun ruas jalan pertama yang ditangani adalah Preservasi Jalan Pringsurat-Secang-Keprekan sepanjang 36,9 kilometer dan jembatan sepanjang 154,7 meter. Proyek tersebut diperkirakan akan membutuhkan anggaran sebesar Rp77,17 miliar.

Kemudian, pada ruas Bts. Kota Magelang-Keprekan akan dilakukan perbaikan trotoar dan drainase, perbaikan Simpang Blondo dan Keprekan. Tak hanya itu, akan dilakukan pula rehabilitasi jalan sepanjang 8,5 km. Saat ini, progres fisik pembangunan tersebut telah mencapai 53 persen.

Selanjutnya, preservasi jalan Keprekan-Muntilan-Salam yang dilakukan sepanjang 12,27 kilometer dan juga jembatan sepanjang 499,6 meter dengan anggaran Rp65,65 miliar. Pada ruas Jalan Pemuda (Muntilan) juga akan dilakukan rehabilitasi jalan sepanjang 3,67 kilometer, serta perbaikan trotoar dan drainase marka kuning dengan progres saat ini mencapai 56,35 persen.

Preservasi juga dilakukan pada jalan Keprekan-Borobudur sepanjang 9,89 kilometer. Selain itu juga, terdapat penanganan jembatan sepanjang 226,6 meter, serta drainase trotoar 2.97 kilometer dengan anggaran tahun 2020 sebesar Rp50,37 miliar.

Rehabilitasi jalan selanjutnya dilakukan pada akses KSPN Borobudur di ruas Salaman-Borobudur dan Jalan Balaputradewa dengan total panjang 14,82 kilometer. Kemudian, penanganan jembatan sepanjang 60 meter dan juga trotoar sepanjang 2,5 kilometer.

Peekerjaan ruas tersebut pada tahun 2020 ini telah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp42,08 miliar. Dengan progres mencapai 10,32 persen dan direncanakan akan segera dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang.

Tak berhenti di situ, pekerjaan preservasi selanjutnya juga terdapat pada ruas Jalan Yogyakarta -Tempel-Pakem-Prambanan sepanjang 61,67 kilometer. Hal itu termasuk preservasi jembatan sepanjang 1.41 kilometer dan trotoar sepanjang 70,67 kilometer. Saat ini progres pekerjaan dengan alokasi anggaran Rp 13,87 miliar tersebut sudah mencapai 95,98 persen.

Kemudian, ruas keenam yang juga ditangani adalah Pelebaran Jalan Sentolo-Nanggulan-Dekso sepanjang 15,6 kilometer dengan anggaran sebesar Rp22,18 miliar. Hingga saat ini progres pengerjaan tersebut telah mencapai 80,95 persen.

Terakhir, akan kembali dibangun Jembatan Kali Progo sepanjang 75 meter yang sebelumnya pernah mengalami kerusakan akibat diterjang banjir besar pada Maret 2020 lalu. Pengerjaan itu direncanakan akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp20 miliar.

Editor : Ranto Rajagukguk