Tunjuk KH Said Aqil Jadi Komut KAI, Erick Thohir: Figur yang Paham Isu Sosial

Suparjo Ramalan ยท Kamis, 04 Maret 2021 - 20:51:00 WIB
Tunjuk KH Said Aqil Jadi Komut KAI, Erick Thohir: Figur yang Paham Isu Sosial
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (Foto: Sindonews/Abdul Rochim).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut sosok Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj adalah figur yang bisa diterima oleh semua kalangan. Atas dasar itu, dia mengangkat Said Aqil sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI

Said Aqil juga dinilai paham dan mampu menangani isu-isu sosial. Isu ini dinilai Erick berkaitan dengan persoalan pembangunan infrastruktur kereta api di daerah. 

"Kan kemarin kita ada sinkronisasi bagaimana kereta api banyak sekali pembangunan terutama di daerah. Kita melihat figur Pak Said Aqil ada figur yang baik karena untuk juga menangani isu sosial. selama ini kadang-kadang pembangunan itu rentan dengan isu sosial," ujar Erick saat di Kantor Balai Kota Jakarta Kamis (4/3/2021).

Mantan Bos Inter Milan itu meyakini dengan pengangkatan Said Aqil sebagai Komut KAI, maka pembangunan sejumlah proyek kereta bisa berjalan baik. Proyek yang dia maksud adalah Mass Rapid Transit (LRT), kereta Jakarta-Bandung serta sinkronisasi kereta api dengan Mass Rapid Transit (MRT). 

"Figur Pak Said Aqil saya rasa figur yang bisa diterima sehingga pembangunan seperti LRT, sinkronisasi kereta Jakarta-Bandung, sinkronisasi kereta api dengan MRT, isu sosialnya ini bisa dilakukan. Dan Pak Said Aqil juga didampingi komisaris yang punya track record yang baik di bidang keuangan. jadi masing-masing figur berbeda-beda," tutur dia.  

Erick mencontohkan seperti pengangkatan Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN. Pemegang saham lebih melihat pada figur dinilai mampu menangani kasus korupsi. 

"Karena memang BTN ada kasus korupsi. dan Dirut-nya waktu itu masuk penjara, diambil kejaksaan. Figur pak Chandra Hamzah di BTN lebih ke situ, tetapi yang mengerti perbankannya Pak Chandra didampingi, jadi masing-masing komut pasti punya ini gitu," katanya. 

Editor : Ranto Rajagukguk