Wall Street Berakhir Variatif di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Global

Ranto Rajagukguk ยท Sabtu, 09 Februari 2019 - 10:31 WIB
Wall Street Berakhir Variatif di Tengah Kekhawatiran Ekonomi Global

Wall Street berakhir variatif karena ketidakpastian perdagangan menahan kenaikan pasar. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir bervariasi pada Jumat (8/2/2019) waktu setempat karena kekhawatiran atas ketidakpastian perdagangan dan perlambatan ekonomi global sehingga membatasi kenaikan pasar.

Mengutip Xinhua, Sabtu (9/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 63,20 poin, atau 0,25 persen, ke 25.106,33. Indeks S&P 500 naik 1,83 poin, atau 0,07 persen, menjadi 2.707,88. Indeks Komposit Nasdaq naik 9,85 poin, atau 0,14 persen, menjadi 7.298,20.

Dow membukukan penurunan beruntun tiga hari pertamanya sejak Desember, dengan saham UnitedHealth Group turun 2,6 persen, memimpin pelemahan.

Baik S&P 500 dan Nasdaq berhasil berubah positif pada menit terakhir selama perdagangan Jumat.

Saham Amazon turun 1,62 persen setelah laporan pada Jumat mengungkapkan bahwa raksasa e-commerce AS mempertimbangkan kembali situs markas barunya di New York karena oposisi lokal.

Saham-saham besar terkait teknologi AS lainnya seperti Facebook, Apple dan Netflix semuanya menghapus kerugian awal dan ditutup lebih tinggi, mendukung Nasdaq.

Wall Street mencermati kemajuan pembicaraan perdagangan AS-China. Masalah perdagangan telah menjadi bagian besar dari kecemasan pasar sejak tahun lalu.

Komisi Eropa pada hari Kamis memangkas perkiraan untuk pertumbuhan ekonomi zona euro pada 2019 dan 2020, menyalakan kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Investor juga cemas tentang prospek pendapatan.

Penghasilan untuk kuartal pertama 2019 diperkirakan berkontraksi lebih dari 1 persen, menurut CNBC, mengutip data dari FactSet.


Editor : Ranto Rajagukguk