Pemerintah Kaji Mini Tax Holiday untuk Investasi Rp100-500 Miliar

Ade Miranti Karunia Sari · Rabu, 16 Mei 2018 - 21:20 WIB

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana memberlakukan insentif pajak baru bagi pelaku usaha yang menggelontorkan modal untuk investasi sebesar Rp100-500 miliar. Skema insentif yang ditawarkan, yakni mini tax holiday.

"Investasi di bawah Rp500 miliar tapi di atas Rp100 miliar diberikan insentif mini tax holiday, berupa pengurangan Pajak Penghasilan badan sebesar 50 persen selama 5 tahun," kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Azhar Lubis mengatakan, ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Namun, rencana penerapan insentif tersebut masih dalam pembahasan yang nantinya akan tergabung ke dalam sistem Online Single Submission (OSS). "Ini (realisasinya) masih dibahas terus," ucapnya.

Insentif pajak mini tax holiday ini diberlakukan bagi industri pionir. "Itu yang mini tax holiday, tetap mengacu kepada pionir, jadi yang pionir tapi yang tidak memenuhi Rp500 miliar," kata Azhar.

Untuk diketahui, setidaknya terdapat 17 industri pionir untuk saat ini, yakni logam dasar hulu, pemurnian dan atau pengilangan minyak dan gas bumi dengan atau tanpa turunannya, petrokimia berbasis minyak bumi, gas alam, batubara dengan atau tanpa turunannya, kimia dasar organik, kimia dasar nonorganik, bahan baku farmasi, pembuatan semikonduktor, dan komponen utama komputer lainnya.

Selanjutnya, industri pembuatan peralatan komunikasi, pembuatan komponen utama alat kesehatan, pembuatan komponen utama mesin seperti motor listrik, silinder head, pembuatan komponen robotik, pembuatan komponen utama kapal, pembuatan komponen utama pesawat terbang, pembuatan komponen utama kereta api termasuk mesin atau transmisi, serta mesin pembangkit tenaga listrik dan infrastruktur ekonomi.

Sebagai informasi, pemerintah hanya memberlakukan pemberian tax holiday kepada investor yang menanamkan modal investasi sebesar Rp500-1 triliun. Tax holiday itu akan diperoleh dalam jangka waktu selama lima tahun.

Kemudian, jumlah investasi Rp1-5 triliun mendapatkan pembebasan pajak selama tujuh tahun. Adapun investasi sebanyak Rp5-15 triliun mendapatkan pembebasan pajak 10 tahun, dan Rp15-30 triliun 15 tahun. Sementara, di atas Rp30 triliun mendapatkan pembebasan pajak selama 20 tahun.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR