Catat Penguatan, Kurs Rupiah Masih Tertahan di Rp14.058

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 17 Mei 2018 - 17:42 WIB
Catat Penguatan, Kurs Rupiah Masih Tertahan di Rp14.058

Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot menguat sepanjang sesi perdagangan, Kamis (17/5/2018), meski dolar Amerika Serikat (AS) masih dalam laju kenaikan. Meski begitu, rupiah tercatat masih jauh dari nilai fundamentalnya atau masih bergerak ke Rp14.000-an per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat 39 poin atau 0,28 persen ke Rp14.058 per dolar AS. Di pembukaan, rupiah diperdagangkan ke level Rp14.075 per dolar AS. Posisi rupiah di akhir sesi kemarin bergerak ke Rp14.097 per dolar AS. Rentang pergerakan rupiah hari ini adalah Rp14.053-14.083 per dolar AS.

Adapun Yahoo Finance mencatat, rupiah turun 41 poin atau 0,29 persen ke Rp14.047 per dolar AS. Posisi rupiah saat dibuka diperdagangkan ke Rp14.086 per dolar AS. Di akhir sesi kemarin, rupiah sempat menetap ke Rp14.088 per dolar AS. Rata-rata pergerakan rupiah hari ini adalah Rp14.038-14.088 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS diperdagangkan lebih tinggi terhadap sebagian besar mata uang lain pada akhir perdagangan Rabu (16/5/2018) waktu setempat karena imbal hasil obligasi AS mencapai level tertinggi baru.

Mengutip Xinhua, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai rekor tertinggi baru ke 3,1 persen pada hari Rabu, sehingga memberi tenaga ke pasar mata uang. Imbal hasil, sebuah barometer untuk suku bunga KPR dan instrumen keuangan lainnya, baru-baru ini melonjak sehingga meningkatkan espektasi kenaikan inflasi.

Alhasil hal itu memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga yang lebih tinggi akhir hingga akhir tahun. Probabilitas bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga acuannya untuk keempat kalinya tahun ini naik di atas 50 persen, menurut alat pelacakan FedWatch CME.

Di sisi ekonomi, produksi industri AS naik 0,7 persen pada April, mengalahkan ekspektasi 0,6 persen, menurut statistik yang dirilis oleh Federal Reserve pada hari Rabu. Sementara itu, housing starts atau rumah yang baru dibangun yang dimiliki secara pribadi pada April berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,287 juta, lebih rendah dari ekspektasi pasar, Departemen Perdagangan AS melaporkan Rabu.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,2 persen pada 93,407 di akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1802 dolar AS dari 1,1850 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3482 dolar AS dari 1,3510 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7515 dolar AS dari 0,7473 dolar AS.

Dolar AS membeli 110,26 yen Jepang, lebih rendah dari 110,33 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0013 franc Swiss dari 1,0019 franc Swiss, dan jatuh ke 1,2791 dolar Kanada dari 1,2863 dolar Kanada.


Editor : Ranto Rajagukguk