IHSG Berpeluang Menguat di Akhir Pekan

Isna Rifka Sri Rahayu · Jumat, 18 Mei 2018 - 08:46 WIB

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan di akhir pekan, Jumat (18/5/2018)

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG kembali bergerak terkonsolidasi dengan pulled back resistance MA5 setelah mencoba break out resistance 5.900. Begitupun dengan indikator stochastic yang terkonsolidasi negatif. Dengan demikian, IHSG berpeluang menguji resistance MA5 dengan rentan g pergerakan 5.765-5.900. 

"Namun momentum secara indikator RSI masih bergerak cukup rendah membuka peluang pergerakan penguatan pada perdagangan di akhir pekan," ujarnya dalam riset tertulis, Jumat (18/5/2018).

IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,44 persen atau 25,54 poin di level 5.815 setelah sempat bergerak menguat di tengah spekulasi naiknya Bank Indonesia (BI) rate sebesar 25 bps. Pada akhir sesi perdagangan, IHSG ditekan turun dengan sektor aneka industri dan keuangan menjadi pionir penekan indeks.

"Melihat prospek suku bunga dan penjualan mobil di mana saham perbankan dan ASII ditutup melemah," kata dia.

Investor asing masih tercatat net sell Rp642,72 miliar dengan saham BBRI, BBCA, BBNI, UNVR dan ASII menjadi top net sell value.

Sementara itu, ekuitas Jepang ditutup menguat sedangkan di China dan Korea Selatan tertekan. Indeks Nikkei (+0,53 persen) dan TOPIX (+0,45 persen) naik sedangkan Hang Seng (-0,54 persen), CSI (-0,74 persen) dan KOSPI (-0,45 persen) melemah. 

Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 5.761 hingga 5.925. Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator daily, MACD berhasil membentuk golden cross di area negatif. Kemudian, Stochastic dan RSI berada di area netral.

Ia melanjutkan, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya peluang terjadinya penguatan pada pergerakan indeks saham.

"Meskipun demikian, perhatikan terhadap peluang terjadinya aksi profit taking," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.788 hingga 5 761. Kemudian, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.870 hingga 5.925. 

Menurut Nafan, sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain ACES, BBNI, BBTN, BRPT, KLBF, SIMP. Sementara Lanjar menjagokan BBRI, ANTM, LSIP, ELSA, PTRO, SMBR, dan ADHI.


Editor : Rahmat Fiansyah

TAG : ihsg

KOMENTAR