Sesi I

IHSG Menguat 0,29 Persen, Rupiah Terjungkal ke Rp14.148 per Dolar AS

Rahmat Fiansyah · Jumat, 18 Mei 2018 - 11:45 WIB

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau setelah menguat 16,92 poin atau 0,29 persen ke 5.832,84 poin pada jeda sesi perdagangan pagi, Jumat (18/5/2018).

Indeks yang sempat dibuka di zona hijau sempat bergerak liar sebelum akhirnya bangkit dan mendarat di area positif saat rehat. Saham-saham blue chip bangkit hingga sesi siang yang terlihat dari Indeks LQ45 yang naik 0,35 persen.

Mengutip data RTI, dari total 464 saham yang diperdagangkan, 172 menguat, 189 melemah, dan 103 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 199.687 kali dengan 3,93 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi Rp3,18  triliun.

Dari sepuluh sektor penggerak IHSG, sembilan sektor menguat sementara hanya satu yang melemah, yaitu sektor aneka industri sebesar 0,26 persen. Sektor infrastruktur memimpin penguatan indeks 1,99 persen, diikuti sektor pertambangan 1,62 persen dan sektor properti 0,84 persen.

Berikut sejumlah saham yang masuk dalam daftar top gainers:

- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 120 poin (3,38 persen) ke 3.670
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik 120 poin (5,97 persen) ke 2.130
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 85 poin (4,46 persen) ke 1.990
- PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 70 poin (3,72 persen) ke 1.950
- PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) naik 55 poin (4,91 persen) ke 1.175

Sementara sejumlah saham yang masuk dalam top losers dan melawan arus penguatan IHSG, antara lain:

- PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 375 poin (1,03 persen) ke 35.900
- PT Astra International Tbk (ASII) turun 75 poin (1,12 persen) ke 6.650
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 70 poin (2,47 persen) ke 2.760
- PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) turun 50 poin (2,34 persen) ke 2.090
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 25 poin (1,92 persen) ke 1.275

Investor asing melanjutkan aksi jual (net sell) di pasar reguler sebesar Rp210,13 miliar dan Rp205,73 miliar di seluruh pasar, termasuk pasar tunai dan negosiasi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah ke Rp14.148 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot hingga sesi siang. Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda turun hingga 90 poin atau 0,64 persen dibandingkan posisi pada penutupan kemarin di Rp14.058 per dolar AS.


Editor : Rahmat Fiansyah

KOMENTAR