Tol Batang-Semarang Padat, Ada Pengalihan Lalin di Jembatan Kali Kuto

Isna Rifka Sri Rahayu · Minggu, 10 Juni 2018 - 19:09 WIB
Tol Batang-Semarang Padat, Ada Pengalihan Lalin di Jembatan Kali Kuto

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memantau arus mudik jalur tol Batang-Semarang mulai padat. Kepadatan disebabkan karena masih adanya pembangunan jembatan Kali Kuto yang diperkirakan baru akan rampung H-2 Lebaran.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub Sugihardjo mengatakan, pemerintah telah mempersiapkan rute pengalihan lalu lintas untuk mengantisipasi arus mudik sebelum pembanguan jembatan tersebut rampung. Sebab, jembatan tersebut berperan penting dalam menghubungkan jalan Tol Batang-Semarang.

Adapun pengalihan lalu lintas kendaraan akan diarahkan keluar Gringsing sejauh 500 meter untuk melintasi Kali Kuto dan masuk kembali ke tol menuju gerbang tol keluar di Krapyak, Semarang.

"Di Kali Kuto, itu memang belum selesai sehingga harus keluar. Di situ juga ada kepadatan, dan diputarkan itu menuju Gringsing ya," ujarnya.

Meski demikian, pengaturan lalu lintas di Jembatan Kali Kuto sudah disesuaikan oleh Korlantas selaku penanggungjawab. Sebab, terdapat dua permasalahan arus mudik di titik keluar tol Batang Semarang dan di arah timurnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan jembatan tersebut dilakukan perakitan langsung di lokasi. Dengan demikian, Jembatan Kali Kuto menjadi jembatan pelengkung baja pertama di Indonesia yang perakitannya tidak dilakukan di pabrik melainkan di lokasi pekerjaan.

"Beratnya 2.400 ton sehingga bila dirakit di Surabaya atau Jakarta, akan kesulitan membawa ke lokasi sehingga dibuat menjadi 12 bagian dan dirakit di lokasi. Selain itu juga akan dikerjakan lantai jembatannya dengan target tanggal 13 Juni 2018 sudah bisa dilewati," ujarnya.

Tol Batang-Semarang pada saat rampung akhir 2018 konstruksi seluruhnya merupakan rigid pavement. Namun, untuk bisa melayani arus mudik 2018 pada H-10, dari total panjang 75 km 57 km di antaranya dengan kondisi perkerasan beton, sisanya 17 km merupakan lapisan beton setebal 10 cm.

Pada ruas tol ini, PT Jasamarga Semarang Batang telah menyediakan empat tempat istirahat. Fasilitas tempat istirahat berupa musala, toilet portable, tenda istirahat, tenda P3K dan SPBU portable. Di sekitar lokasi tempat istirahat juga disediakan area parkir atau parking bay sebanyak empat lokasi.

Untuk penerangan akan disediakan tempat istirahat dan simpang susun termasuk menggunakan lampu tenaga matahari. Saat ini pihak kontaktor masih terus bekerja di antaranya melakukan penimbunan, pengecoran maupun perapian pembatas jalan.

Jalan tol Batang-Semarang ini merupakan bagian dari tol fungsional dari Brebes Timur hingga Semarang sepanjang 150 km siap untuk dilewati arus mudik pada 30 Mei 2018. Kondisi jalan tol fungsional terdiri dari 132 km merupakan lapisan beton dan 18 kilometer berupa aspal.


Editor : Ranto Rajagukguk