Kendaraan Umur Tua dan Logistik Dilarang Lewati Jembatan Kali Kenteng

Isna Rifka Sri Rahayu · Minggu, 10 Juni 2018 - 20:10 WIB
Kendaraan Umur Tua dan Logistik Dilarang Lewati Jembatan Kali Kenteng

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat yang menggunakan kendaraan berumur tua dan barang (logistik) tidak boleh melewati Jembatan Kali Kenteng yang berada di ruas Tol Salatiga-Kertasura. Sebab, jembatan tersebut memiliki kontur jalan yang menanjak.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat. Yang harus dari Salatiga-Kertasura kan ada Kali Kenteng ya. Kali Kenteng itu jalur alternatifnya gradientnya cukup tinggi," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Sugihardjo di kantornya, Jakarta, Minggu (10/6/2018).

Untuk itu, petugas akan menyeleksi kendaraan-kendaraan yang melintas. Meski demikian, ia mengimbau jika kendaraan yang dimaksud di atas lebih baik tidak melalui jembatan tersebut karena dikhawatirkan akan melaju mundur di tengah jalan.

"Jadi petugas juga akan menyeleksi kendaraan-kendaraan yang performanya turun tidak kita sarankan lewat situ. Yang pasti kendaraan berat enggak. Kendaraan tua, tidak boleh lewat situ, takutnya nanti mundur," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, arus kendaraan di ruas tol fungsional Salatiga-Kartasura meningkat pada H-7 Lebaran. Namun, sulitnya medan dengan kondisi tikungan tajam dan curam serta jalan menanjak hingga 45 derajat di Kali Kenteng, menyebabkan kemacetan kendaraan yang cukup panjang.

Pemudik asal Jakarta tujuan Solo, Karang Anyar dan Klaten mendominasi kemacetan di ruas Salatiga-Kartasura. Sejumlah pemudik pun mengaku khawatir dan lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

“Saya berangkat dari Jakarta jam 11, mau ke Wonogiri. Baru kali ini lewat Tol Salatiga-Kartasuwa kalau yang mau lewat sini harap berhati-hati,” kata pemudik, Yanto, Jumat (8/6/2018).

Ruas tol Salatiga-Kartasura baru saja dibuka pada Jumat pagi, dikhususkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Pengerjaan yang belum rampung 100 persen membuat pihak kontraktor terpaksa membuat jalur alternatif di Kali Kenteng, lantaran jembatan penghubung ruas tol tersebut belum juga rampung. Rencananya tol tersebut akan selesai pada Oktober 2018 dan bisa digunakan secara normal.


Editor : Ranto Rajagukguk