Kemenhub Laporkan Realisasi Pemudik Sampai Hari Ini Capai 25 Persen

Isna Rifka Sri Rahayu · Minggu, 10 Juni 2018 - 21:11 WIB

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan sampai hari ini realisasi jumlah pemudik sebanyak 25 persen. Berdasarkan data Kemenhub, total jumlah pemudik selama libur dan cuti Lebaran tahun ini diperkirakan 25 juta orang.

Pada 9-10 Juni ini diperkirakan menjadi puncak arus mudik, kemudian dilanjutkan pada tanggal 12-13 Juni. "Paling baru sekitar 25 persen, kan liburnya masih panjang. Puncak mudik ada dua gelombang yang kita prediksi," kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kemenhub Bambang Prihartono di Posko Angkutan Nasional Kemenhub, Jakarta, Minggu (10/6/2018).

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub Sugihardjo mengatakan, sejak 7 Juni 2018 jumlah kendaraan pribadi yang melintasi jalan tol mengalami kenaikan sebesar 44 persen dari hari biasanya. Ia mengakui, arus mudik saat ini memang kepadatannya meningkat terutama sejak pagi tadi.

"Data-datanya masih kami komplikasi. Tapi secara umum, dari tiga hari itu kendaraan pribadi itu naiknya sekitar 44 persen yang melewati jalan tol," ujarnya.

Adapun jumlah kendaraan saat 8-9 Juni di masing-masing ruas jalan tol mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Kenaikan terbesar diperoleh pada jalan tol Jakarta-Cikampek gerbang tol Cikarang Utama sebesar 44,67 persen menjadi 234.771 dari 162.973 pada tahun lalu.

Kemudian, jumlah kendaraan di tol Jakarta-Merak gerbang tol Cikupa mengalami kenaikan 12,65 persen dari 96.665 menjadi 108.897. Sedangkan Jakarta-Bogor gerbang tol Ciawi naik 10,08 persen dari 53.844 menjadi 59.270.

Sementara itu, untuk akumulasi arus mudik dari Jakarta dengan menggunakan kendaraan pribadi via nontol yang dipantau pada titik pemantauan Merak, Rancaekek, Sadang, dan Balonggandu . Kendaraan roda dua mengalami penurunan cukup signifikan dengan rata-rata penurunan sebesar 49,28 persen dan pengguna roda empat mengalami rerata penurunan sebesar 29,85 persen.

"Itu dari H-8, H-7 dan H-6. Itu dari tanggal 7. Sementara data yang kemarin itu, H-6 masih kita rekap data. Tapi kalau fenomenanya sendiri kita lihat memang kepadatannya meningkat, dan pagi ini juga semakin meningkat," tutur Sugihardjo.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR