Wall Street Ditutup Menguat Tipis Menjelang Pertemuan The Fed

Rahmat Fiansyah ยท Selasa, 12 Juni 2018 - 10:35 WIB
Wall Street Ditutup Menguat Tipis Menjelang Pertemuan The Fed

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

NEW YORK, iNews.id -  Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada perdagangan Senin (11/6/2018) waktu setempat menjelang pertemuan bank sentral AS, The Fed.

Dilansir CNBC, indeks Dow Jones industrial average berakhir 5,78 lebih tinggi ke level 25.322,31 dengan saham UnitedHealth, Home Depot, dan Boeing menahan penurunan McDonalds dan 3M. S&P 500 menguat 0,11 persen sementara Nasdaq juga naik 0,19 persen ditopang saham Facebook dan induk Google, Alphabet.

Para pelaku pasar tengah menanti pertemuan bank sentral yang akan digelar pada Selasa dan Rabu pekan ini. Ketua The Fed, Jerome Powell dan rekan-rekannya akan mengumumkan suku bunga acuan yang diharapkan pasar akan naik.

Kenaikan tersebut dinilai pasar sebagai tanda ekonomi AS semakin sehat sehingga The Fed perlu melakukan normalisasi kebijakan moneter. Ekspektasi ini membuat imbal hasil (yield) obligasi AS dengan tenor 10 tahun bergerak cukup stabil di kisaran 2,95 persen.

“Powell sepertinya akan berjalan dalam garis yang halus, dengan kembali memberikan optimisme di tengah situasi membaiknya ekonomi sekaligus memberikan justifikasi bagi langkah Fed berikutnya. Di saat yang sama juga memberikan suara bagi mereka yang skeptis dengan momentum inflasi AS,” kata Lindsey Piegza, Kepala Ekonom Stifel Nicolaus.

Awal bulan ini, data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS telah menciptakan lapangan kerja sebanyak 223.000 bulan Mei, di atas ekspektasi para ekonom 188.000. Data ini memperkuat hipotesa ekonomi hampir menyerap angkatan kerja secara penuh. Minggu lalu, klaim kompensasi pengangguran dari pemerintah juga turun 1.000 menjadi 222.000, padahal ekonom memperkirakan adanya peningkatan.

Menjelang pertemuan The Fed, Presiden AS Donald Trump melancarkan kritik kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau usai pertemuan tahunan G-7 yang digelar di Quebec, Kanada. Pertemuan tersebut berakhir dengan keputusan AS yang menolak memberikan pernyataan bersama untuk menurunkan tarif. Situasi ini membuat hubungan AS dan sekutu terdekatnya semakin panas.

Usai menghadiri pertemuan singkat G-7, Trump langsung terbang ke Singapura untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Pertemuan ini dinilai bersejarah karena untuk pertama kalinya terjadi antara Presiden AS dan Pemimpin Korut. Keduanya dijadwalkan akan membicarakan hubungan kedua negara di masa depan, termasuk proses denuklirisasi.


Editor : Rahmat Fiansyah