Kelilingi Pasar di Daerah, Mendag: Harga Bapok Stabil Jelang Lebaran

Rahmat Fiansyah · Rabu, 13 Juni 2018 - 11:30 WIB

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita saat meninjau salah satu pasar. (Foto: Ant)

KENDARI/PALU, iNews.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengklaim harga bahan pokok (bapok) stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, berdasarkan hasil pantauan, harga dan pasokan bapok terkendali hingga Lebaran.

“Pada H-3 Lebaran, secara keseluruhan harga stabil dan terkendali. Tidak hanya pada Lebaran tahun ini saja, kami berkomitmen menjaga stabilitas harga hingga tahun depan sesuai amanat Presiden Joko Widodo,” kata Mendag saat meninjau Pasar Basah Mandonga dan Pasar Sentral di Kendari, Sulawesi Tenggara, dikutip Rabu (13/6/2018).

Dari hasil pantauan, beras medium Bulog dijual dengan kisaran harga Rp8.950-10.000 per kilogram (kg). Mendag menjamin stok beras cukup karena Bulog sudah diminta untuk menyediakan beras medium dengan kualitas yang bagus. “Jadi tidak usah khawatir, stok kami cukup,” ujarnya.

Sementara itu, gula pasir dijual dengan harga yang bervariasi yaitu mulai dari Rp11.500-Rp13.000 per kg. Untuk gula, kata Mendag, heceran tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp12.500 per kg.

“Tetapi harga gula sebesar Rp13.000 tidak bisa dijadikan patokan karena masih terdapat barang yang sama dengan harga di bawah HET, terutama kalau di pasar rakyat, dimana masyarakat masih melakukan tawar-menawar," kata Mendag.

Untuk daging sapi dijual dengan harga Rp120.000 per kg dan terpantau stabil dengan jumlah stok yang memadai. Sementara daging ayam dijual dengan harga Rp32.000-Rp33.000 per kg atau berada di bawah harga khusus, sesuai Permendag Nomor 62 Tahun 2018 yaitu sebesar Rp34.000 per kg.

“Secara rata-rata, rata ada kenaikan harga ayam. Namun, di Kendari dan di beberapa daerah lainnya harga sudah mulai turun,” ucapnya.

Sebelumnya, Mendag juga berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah ke Pasar Inpres Manonda dan Pasar Masomba. Di kedua pasar, semua harga bapok stabil dan terkendali. Beberapa harga bapok bahkan tercatat di bawah HET.

Kemendag akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah, Bulog, dan Satgas pangan untuk memastikan tidak terjadi gejolak kenaikan harga,khususnya menjelang Lebaran. “Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan pasokan Bapok,” tuturnya.

Sebelum ke Palu dan Kendari, Mendag memantau pasar di Palangkaraya. Setelah ini, Mendag dijadwalkan meninjau pasar di Makassar.


Editor : Rahmat Fiansyah

KOMENTAR