Penumpang Kereta Bandara Soekarno-Hatta Melonjak saat Musim Lebaran

Rahmat Fiansyah · Kamis, 14 Juni 2018 - 11:55 WIB

Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Okezone.com)

TANGERANG, iNews.id – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mencatat adanya lonjakan penumpang di Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta saat musim Lebaran 2018. Lonjakan ini karena pemudik yang menggunakan pesawat memanfaatkan kereta bandara sebagai alternatif transportasi menuju bandara.

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengapresiasi kehadiran layanan kereta bandara sebagai salah satu transportasi umum yang mempermudah perjalanan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” kata Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin melalui keterangan tertulis, Kamis (14/6/2018).

Mendekati Lebaran, kata Awaluddin, jumlah penumpang di Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta mencapai 5.000 orang. Menurut dia, kereta bandara semakin dilirik masyarakat karena memiliki ketepatan waktu yang baik.

“Sejak dioperasikan pada awal tahun 2018, Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu berupaya untuk mempermudah pengguna jasa bandara dan penerbangan untuk menuju bandara,” ujarnya.

Saat musim Lebaran, Awaluddin mengatakan, para  para pemudik tidak perlu khawatir untuk tiba di bandara tepat waktu karena jadwal operasional kereta bandara semakin variatif dan tepat waktu. Hal ini untuk memberikan Minimum Connecting Time (MCT) yg paling efisien dengan adanya integrasi antara Kereta Bandara dengan Kereta Layang (Skytrain) untuk berpindah dari stasiun kereta bandara menuju terminal keberangkatan tujuan.

Selain itu, upaya peningkatan pelayanan juga dilakukan oleh PT Railink pada bulan Ramadhan 2018 dengan menyediakan takjil gratis pada jam-jam keberangkatan tertentu sejak 17 Mei hingga 14 Juni 2018.

“Kami selaku operator Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berupaya memberkan dan meningkatkan pelayanan terbaik bagi penumpang kereta bandara dan juga untuk mendukung lancarnya angkutan lebaran 2018," ujar Direktur Operasional dan Teknik PT Railink, Porwanto Handry Nugroho.

Dari sisi layanan penjualan tiket, para penikmat jasa kereta bandara juga dipermudah dengan hadirnya kartu personal frequent rider (Perfeq Rider). Melalui kartu Perfeq Rider, para pengguna jasa dapat melakukan proses pembelian dengan mudah dengan metode cashless di vending machine yang tersedia di masing-masing stasiun. Selain itu, operator kereta bandara juga menyediakan diskon harga tiket menjadi Rp 35.000 hingga Rp 50.000.

Meski belum genap satu tahun beroperasi, kereta bandara telah menambah jam keberangkatannya menjadi 50 keberangkatan. Setelah kelengkapan infrastruktur terpenuhi, jumlah keberangkatan kereta akan kembali bertambah menjadi 82 keberangkatan sehingga jadwal keberangkatan pulang kereta menjadi tiap 48 menit.

Sebagai informasi untuk keberangkatan pertama melalui Stasiun Sudirman Baru pukul 04.21 WIB, sedangkan pemberangkatan pertama melalui Stasiun Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 06.10 dan pemberangkatan terakhir pukul 23.10 WIB.

Dari sisi fasilitas, masing-masing kursi penumpang terdapat USB port charger. Untuk meletakkan barang bawaan serta bagasi, kereta bandara telah dilengkapi dengan kabin bagasi serta baggage storage berkapasitas 50 liter di tiap gerbong kereta.

Saat ini, kereta bandara tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya, namun kereta bandara juga hadir di beberapa kota seperti Kualanamu, Padang, dan Palembang. Dengan hadirnya kereta bandara diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat soal moda transportasi alternatif yang mempermudah menuju bandara.


Editor : Rahmat Fiansyah

KOMENTAR