Perusahaan Elon Musk Menang Tender Bangun Kereta Super Cepat Chicago

Rahmat Fiansyah · Kamis, 14 Juni 2018 - 12:38 WIB
Perusahaan Elon Musk Menang Tender Bangun Kereta Super Cepat Chicago

Miliarder teknologi yang juga CEO Tesla, Elon Musk. (Foto: AFP)

LOS ANGELES, iNews.id – The Boring Company, perusahaan milik Elon Musk yang khusus membangun infrastruktur dan konstruksi lorong bawah tanah memenangkan tender untuk membangun kereta super cepat di Chicago.

Kereta yang disebut Chicago Express Loop itu nantinya akan menghubungkan antara blok 37 pusat kota Chicago dengan Bandara O’Hare Chicago. Tak hanya itu, perusahaan itu juga ditugaskan membangun kereta antar terminal bandara. Saat ini, bandara tersebut memiliki tiga terminal.

Dikutip dari CNBC, Kamis (14/6/2018), The Boring Company mengalahkan konsorsium yang di dalamnya ada perusahaan konstruksi MottMacDonald, yang membangun terminal di Bandara Heathrow London serta dana infrastruktur yang dibekingi mantan pebasket Earvin Johnson.

Pada tahun lalu, Wali Kota Chicago Rahm Emanuel melakukan lelang untuk proposal proyek sistem kereta O’Hare, termasuk mendesain, membangun, membiayai, mengoperasikan, dan merawat. Proyek ini menggunakan skema kerja sama pemerintah swasta (public private partnership). Proyek ini bertujuan memangkas perjalanan dari pusat kota Chicago menuju bandara kurang dari 20 menit.

Elon Musk sebelumnya mengatakan, perusahaannya siap membangun sistem transportasi berkecepatan tinggi untuk menghubungkan pusat kota dan bandara. Saat ditanya apakah transportasi ini seperti hyperloop, orang terkaya nomor 21 di dunia itu menyebutnya sangat berbeda.

Setiap kendaraan nantinya bisa menampung penumpang hingga 16 orang beserta barang bawaan. Kendaraan ini akan berangkat dari O’Hare ke Chicago secara reguler setiap 30 detik. The Boring Company dilaporkan mengajukan tarif yang lebih murah dari proposal yang ditawarkan pemerintah kota. Artinya, biayanya akan lebih rendah dari taksi, baik konvensional maupun online di Chicago.

Perusahaan memperkirakan biaya pembangunan proyek ini tak lebih dari 1 miliar dolar AS atau Rp14 triliun. The Boring Company didirikan atas ide Musk membangun sejumlah terowongan di Los Angeles untuk mengatasi macet sekaligus mendorong penggunaan transportasi bawah tanah.

Selain kereta di Chicago, perusahaan diketahui juga tengah menanti keputusan lelang proyek serupa yang akan menghubungkan Washington DC dan Maryland.

The Boring Company memiliki cara unik untuk menopang pendanaan dengan cara menjual suvenir. Sejauh ini, Musk sudah menjual topi dan penyembur api.


Editor : Rahmat Fiansyah