Semester I-2018, SMF Salurkan Rp4,3 Triliun untuk KPR

Isna Rifka Sri Rahayu · Jumat, 13 Juli 2018 - 12:41 WIB

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) melaporkan kinerja perusahaan semester I-2018. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) berhasil meningkatkan kinerja pada semeseter pertama tahun 2018. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah penyaluran Kredit Pembiayaan Rumah (KPR), pendapatan, dan program sekuritisasi.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, sepanjang Semester I 2018 pihaknya telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,3 triliun. Dengan demikian SMF telah menyalurkan 45,22 persen dari target 2018 yang sebesar Rp9,6 triliun.

"Penyaluran pinjaman target kita Rp9,6 triliun sampai dengan Juni 2018 sudah Rp4,3 triliun," katanya saat konferensi pers di Grha SMF Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Adapun secara kumulatif, total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2006 sampai dengan 30 Juni 2018 mencapai  Rp41,97 triliun. Terdiri dari pembiayaan sebesar Rp31,82 triliun dan sekuritisasi sebesar Rp10,15 triliun.

"Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 721.736 debitur KPR yang terdiri dari 70 persen pembiayan dan 30 persen sekuritisasi," kata dia.

Kemudian, SMF juga mencatatkan pendapatan Semester I tahun 2018 mencapai angka Rp621 miliar naik 8 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp575 miliar. "Total aset Juni 2017 Rp13,9 triliun, sekarang Rp16,7 triliun. Beban Juni tahun lalu Rp361 triliun sekarang jadi Rp349 triliun jadi kita lebih efisien," ucapnya.

Terkait kinerja pembiayaan, sepanjang Semester I 2018, SMF tengah gencar melakukan penetrasi ke berbagai institusi penyalur KPR khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Hal tersebut untuk meningkatkan akses kepemlikan rumah bagi masyarakat di berbagai daerah.

Pada 6 Juni 2018 lalu SMF telah melanyalurkan dana pembiayaan KPR kepada Bank BJB sebesar Rp1,5 triliun. Hingga saat ini SMF telah memberikan pinjaman kepada 26 Bank, baik bank umum, bank syariah, BPD, maupun perusahaan pembiayaan.

"BPD saat ini sudah kerjasama dengan seluruh 27 bank di mana 26 bank konvensional dan 1 itu bank syariah. Nanti segera ada syariah lagi," ucapnya.

Untuk sekuritisasi, sampai dengan Semester 1 2018 SMF telah memfasilitasi 12 kali transaksi sekuritisasi dengan menggunakan skema EBA Surat Partisipasi (EBA-SP) dimana 11 kali dilakukan bekerja sama dengan Bank BTN dan 1 kali bersama Bank Mandiri dengan total akumulasi transaksi sebesar Rp10.155 triliun. Efek Berangun Aset- Surat Partisipasi (EBA-SP) tersebut menggunakan undarliying, KPR dari Bank dengan kategori prime mortgage.

Pada semester l, SMF juga telah melakukan penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV SMF Tahap III dan Tahap IV Tahun 2018 dengan niIai total Rp3,163 triliun. Obligasi PUB IV Tahap III diterbitkan pada 20 Februari 2018 dengan nominal Rp1 triliun dan kupon 6 persen untuk tenor satu tahun, Rp800 miliar dan kupon 6,85 persen untuk tenor tiga tahun, serta Rp200 miliar dengan kupon 6,95 persen untuk tenor lima tahun.

Untuk Obligasi PUB IV Tahap IV diterbitkan pada 18 Mei 2018 dengan dua Seri yaitu Rp755 miliar dengan kupon 6,05 persen untuk tenor satu tahun dan Rp408 miliar dengan kupon 6,95 persen untuk tenor tiga tahun.


Editor : Ranto Rajagukguk

KOMENTAR