BI Klaim Stabilitas Kurs Rupiah Terjaga dan Membaik

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 13 Juli 2018 - 16:07 WIB
BI Klaim Stabilitas Kurs Rupiah Terjaga dan Membaik

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mengklaim stabilitas nilai tukar rupiah terjaga dan cenderung membaik. Pasalnya, BI telah mencoba berbagai cara untuk mestabilkan rupiah baik dengan suku bunga acuan maupun intervensi ganda.

"Jadi secara keseluruhan stabilitas nilai tukar itu terjaga dan cenderung membaik. Ini komitmen kami terus menjaga stabilitas ekonomi khususnya stabilitas nilai tukar," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Masjid BI, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Seperti diketahui, sejak Mei lalu BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 3 kali dengan total 100 basis poin dari 4,25 persen menjadi 5,25 persen. Sebab, BI memperkirakan Amerika Serikat (AS) akan menaikkan Fed Fund Rate sebanyak 4 kali selama tahun ini.

Kemudian BI terus melakukan intervensi ganda untuk stabilkan rupiah, yaitu tidak hanya di pasar valas tetapi juga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

"Ini semakin menumbuhkan confident di pasar terbukti tadi inflow yang 2 sampai 12 Juli Rp7,1 triliun," kata Perry.

Selain itu, terlihat pada jumlah suplai dolar AS ke pasar keuangan atau pasar valas yang cukup besar, yaitu 500-600 juta dolar AS. "Kebutuhan korporasi juga terpenuhi, tidak semua spot bisa swap. Swap rate juga cukup rendah," tuturnya.

Sebagai informasi, kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan Jumat (13/7/2018) berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Greenback yang diperdagangkan variatif terhahap mayoritas mata uang dimanfaatkan rupiah untuk menanjak.

Data Bloomberg pada pukul 10.08 WIB menunjukkan, rupiah terapresiasi 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.365 per dolar AS. Pada bel pembukaan perdagangan rupiah sempat bergerak ke Rp14,364 yang di sesi kemarin menetap ke level Rp14.390 per dolar AS. Rentang pergerakan rupiah hari ini adalah Rp14.353-14.370 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 77 poin menjadi Rp14.358 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.435 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk