Menkominfo Dukung Bisnis Asuransi Berbasis Digital

Ade Miranti Karunia Sari ยท Jumat, 10 Agustus 2018 - 14:29 WIB
Menkominfo Dukung Bisnis Asuransi Berbasis Digital

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara memastikan, asuransi yang dintegrasikan melalui sistem dalam jaringan (daring/online) atau digital pasti akan berkembang pesat. Pasalnya, sistem asuransi digital akan lebih efisien dalam pelayanan.

Dia mencontohkan, PasarPolis berhasil menjadi perusahaan yang mampu mengemas produk asuransi agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain terintegrasi secara online, biaya premi asuransi dipastikan tidak memberatkan masyarakat.

"PasarPolis ini bisnisnya mengemas produk-produk asuransi khusus yang selama ini dilakukan manual. Contoh, driver-nya Go-Jek itu kan diasuransi. Selama ini orang bikin macam-macam manual, sekarang otomasi dengan digital dan lebih cepat," katanya saat ditemui dalam agenda insurence fintech di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Selama ini permasalahan asuransi masih berikisar tentang pengajuan klaim. Dengan adanya sistem online ini dipastikan pengajuan klaim tak lagi menjadi penghalang.

Bahkan, dia menyakinkan saat melakukan klaim, maka masyarakat yang terdaftar dalam asuransi akan mendapatkan kepastian proses serta pencairan dananya. Dia mencontohkan PasarPolis menjadi salah satu jasa layanan asuransi yang bisa digunakan masyarakat karena memiliki sistem yang mudah.

“Dengan adanya PasarPolis ini kita tidak perlu minta klaim, dikasih tahu pesawat Anda delay sekian lama dan dapat klaim langsung dikirim ke rekening. Jadi, pelayanannya makin lama makin bagus, unsur kenyamanan dan kepastian makin tinggi," ucap Rudiantara.

Pada kesempatan yang sama, Founder and CEO PasarPolis Cleonsent Randing menyatakan, sebagai perusahaan yang menawarkan produk asuransi, pihaknya menjamin kemudahan bagi masyarakat yang ingin terlindungi lewat asuransi.

PasarPolis sendiri telah menggandeng perusahaan ternama, antara lain Go-Jek, JD.id, Tokopedia, dan Citilink. Keempat perusahaan tersebut telah diberikan asuransi dari PasarPolis.

"Kita juga telah memberikan kurang lebih 300.000 driver Go-Jek. Dari situ terlihat bagaimana asuransi bisa memberikan rasa aman," katanya.

Rasa aman yang diberikan dari perusahaan ini tidak hanya diperuntukkan kalangan menengah atas saja, namun pihaknya menyamaratakan. "Kita melihat bagaimana lewat teknologi kita bisa melakukan pemerataan akses untuk rasa aman. Di samping perlindungan individu pertumbuhan teknologi finansial telah mendorong teknologi asuransi sebagai salah satu channel manifestasi alternatif dalam bidang perdagangan digital," tuturnya.


Editor : Ranto Rajagukguk