BEI dan OJK Pastikan Pilpres 2019 Tak Pengaruhi Pasar Modal

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 10 Agustus 2018 - 14:46 WIB
BEI dan OJK Pastikan Pilpres 2019 Tak Pengaruhi Pasar Modal

Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tidak berdampak besar terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, pada masa Pilpres sebelumnya, IHSG yang sempat lebih karena faktor eksternal.

Direktur Utama BEI Inarno Djayadi mengatakan, berdasarkan data yang ada pada Pemilu tahun 2004, 2009, 2014, IHSG berada di zona hijau. Pada tahun 2008 sebelum Pilpres 2009 anjloknya IHSG akibat adanya krisis global.

"Jadi pemilu (pemilihan umum) dari tiga pemilu kemarin tidak ada masalah, mudah-mudahan sekarang pun tidak ada," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Menurut dia, pelaku pasar saat ini sudah mengerti bahwa Pilpres tidak akan berpengaruh pada gejolak pasar modal Indonesia. Sebab, Pilprs ini merupakan siklus berulang yang terjadi setiap lima tahun sekali dan merupakan hal wajar mengingat Indonesia merupakan negara demokrasi.

"Pengaruh capres cawapres Insya Allah tidak ada dampak ke indeks. Masyarakat sudah mengerti indeks, mana yang mempengaruhi mana yang tidak. Jadi tidak ada yang anjlok," ucapnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen juga membenarkan hal tersebut. Berdasarkan pengalaman sebelumnya sebagai Self Regulatory Organization (SRO) tidak ada dampak yang signifikan pada pasar modal akibat Pilpres.

"Melihat pengalaman 2004, 2009, 2014 rasanya tidak ada dampak yang signifikan. Artinya politik kita diapresiasi karena dipilih secara langsung," kata dia.

Selain itu ia menilai di antara negara-negara demokrasi lainnya, Pilpres di Indonesia paling aman. Dengan demikian ia yakin Pilpres 2019 nanti akan berlangsung dengan baik tanpa membuat gejolak dalam pasar modal.

"Jadi untuk tren politik ke pasar modal harusnya 2019 tetap terjaga seperti pemilu sebelumnya," ucapnya.

Hal ini juga terbukti sejak dideklarasikannya calon wakil presiden yang diusung oleh partai-partai yang berarung dalam Pilpres 2019. Sebaga informasi, IHSG hari ini melaju positif hingga akhir sesi I perdagangan, dengan mencoba mendekati level 6.100. Indeks tercatat naik 28,14 poin atau 0,46 persen ke 6.093,40.


Editor : Ranto Rajagukguk