Pascagempa Lombok, PLN Berhasil Nyalakan Listrik di 3 Gili

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Sabtu, 11 Agustus 2018 - 15:05 WIB
Pascagempa Lombok, PLN Berhasil Nyalakan Listrik di 3 Gili

PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik untuk Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan hari ini sudah menyala kembali usai gempa besar (5/8/2018) lalu. (Foto: Humas PLN)

LOMBOK, iNews.id – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik untuk Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan hari ini sudah menyala kembali usai gempa besar (5/8/2018) lalu. Warga, pengusaha hotel, dan wisatawan yang masih bertahan di sana sudah dapat menikmati kembali listrik yang sebelumnya padam karena rusaknya jaringan dan infrastruktur listrik PLN yang terdampak gempa.

Nyalanya listrik di 3 Gili ini setelah tim PLN secara bertahap memperbaiki gardu-gardu listrik di sana. Gardu yang sudah beroperasi normal di Gili Trawangan sebanyak 11 dari 81 gardu, Gili Meno tujuh dari 15 gardu, dan Gili Air 26 dari 27 gardu (satu gardu kondisi trafo rusak). Total 44 dari 123 gardu distribusi sudah beroperasi di tiga Gili.

“Kami fokus memperbaiki dan mengamankan infrastruktur kelistrikan di sana agar aktivitas masyarakat dapat terbantu. Tadi siang tim PLN berhasil menyalakan listrik di tiga Gili setelah tiga hari bekerja keras,” kata Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R Abumanan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/8/2018).

“Listrik tiga Gili dapat kami nyalakan dengan cepat, namun gempa susulan pada Kamis (8/8/2018) memorak-porandakan kembali kelistrikan di tiga Gili. Sehingga tim PLN yang sedang bekerja di sana kami evakuasi ke tempat aman. Jumat (9/8/2018) perbaikan dilakukan kembali oleh tim PLN untuk penormalan listrik,” kata Djoko.

Para petugas dikerahkan untuk mengamankan dan memperbaiki jaringan, mulai dari Jaringan Tegangan Menengah (JTM), Jaringan Tegangan Rendah (JTR), Sambungan Rumah (SR) hingga kWh meter pelanggan. Di samping itu, PLN juga mengirimkan dua buah trafo 100 kilo Volt Ampere (kVA) dan dua buah trafo 50 kVA untuk perbaikan di Gili Air dan dua buah trafo 250 kVA untuk di Gili Trawangan. Pengirimian alat-alat kelistrikan ini menggunakan kapal TNI.

“Seluruh perbaikan ini memerlukan upaya masif dan berkelanjutan, mengingat banyaknya infrastruktur kelistrikan yang rusak parah pascagempa. Upaya ini juga kami lakukan bersama TNI AL dan Kepolisian,” ucap Djoko.

Nyalanya listrik di Gili sangat dinantikan oleh masyarakat. Pasalnya, banyak infrastruktur kelistrikan yang roboh pascagempa dan menyebabkan pemadaman total di tiga Gili. Hal ini melumpuhkan aktivitas masyarakat. Untuk itu, kehadiran PLN bersama TNI dan Polri dalam rangka pemulihan kondisi kelistrikan disambut baik oleh masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang tetap tinggal di kawasan tiga Gili, jadi yang sangat kita butuhkan di sini adalah listrik, itu yang paling penting buat kami. Kalau PLN me-recovery listrik di sini, subhanallah. Tolong lakukan yang terbaik demi kami, terima kasih banyak,” ucap Kareema, warga setempat.

Untuk pasokan listrik di pulau Lombok, PLN telah memeriksa seluruh jaringan di pulau Lombok dan memastikan dalam kondisi baik. Sejak Selasa (7/8/2018) PLN pun telah mengamankan pasokan listrik untuk posko-posko bencana dan tempat-tempat pengungsian yang terdaftar, yang menjadi prioritas utama pemulihan listrik pascagempa.


Editor : Ranto Rajagukguk