Program Capres Diharapkan Dukung Kinerja Sektor Riil

Antara ยท Sabtu, 11 Agustus 2018 - 21:11 WIB
Program Capres Diharapkan Dukung Kinerja Sektor Riil

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Program yang dimiliki oleh kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang telah mendaftarkan ke Komisi Pengembangan Umum (KPU) harus dapat meningkatkan kinerja sektor riil nasional.

"Sektor keuangan biasanya sangat mengikuti sektor riil," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Sabtu (11/8/2018).

Untuk itu, ujar dia, sangat penting untuk memerhatikan kualitas dan kinerja sektor riil terutama pada bidang yang banyak menyerap lapangan kerja.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa banyak dari tenaga kerja yang ada di Indonesia, sebagian besar merupakan lulusan sekolah menengah hingga sekolah dasar.

Terkait dengan sektor ketenagakerjaan, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan adanya tiga tantangan Indonesia dalam memperbaiki sumber daya manusia, salah satunya adalah peningkatan kualitas.

"Kalau bicara soal sumber daya manusia itu, ada tiga isu kalau kita lihat. Pertama, soal kualitas. Kalau kualitas saya jamin di Indonesia ini ada, mau cari tenaga kerja yang hebatnya seperti apa saja di Indonesia ini ada. Tapi masalahnya nanti yang kedua adalah jumlah," kata Hanif yang ditemui seusai telekonferensi bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Wisma Bina Graha, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Menurut Hanif, jumlah pekerja Indonesia yang memiliki kualitas berada pada tingkatan "role model". Dia menambahkan sekitar 60 persen dari 133 juta angkatan kerja di Indonesia merupakan lulusan SD hingga SMP.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019 dititikberatkan dan fokus pada upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"APBN kita sejak 2018 kemudian dipersiapkan pada 2019 titik beratnya adalah untuk meningkatkan SDM kita," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Hal itu, kata dia, dilakukan karena pada tahap pertama selama empat tahun program yang terkait infrastruktur relatif sudah berjalan dengan baik sehingga mulai tahun 2019, pemerintah ingin meningkatkan SDM agar lebih berkualitas dan siap bersaing di tingkat global.


Editor : Ranto Rajagukguk