Dilintasi Awal 2019, Progres Tol Samarinda-Balikpapan Sudah 65 Persen

Ade Miranti Karunia Sari · Minggu, 12 Agustus 2018 - 12:41 WIB
Dilintasi Awal 2019, Progres Tol Samarinda-Balikpapan Sudah 65 Persen

Progres konstruksi tol Balikpapan-Samarinda untuk seksi 2, seksi 3, dan seksi 4 mencapai 63,31 persen sehingga progres konstruksi ruas tol itu secara keseluruhan mencapai 65,25 persen. (Foto: Jasa Marga)

BALIKPAPAN, iNews.id - Jalan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,35 kilometer ditargetkan bisa selesai pada akhir tahun 2018 sehingga bisa dilintasi pada awal tahun depan.

Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), STH Saragi mengatakan, progres konstruksi tol untuk seksi 2, seksi 3, dan seksi 4 mencapai 63,31 persen sehingga progres konstruksi ruas tol yang menghubungkan dua ibukota provinsi di Kalimantan itu secara keseluruhan mencapai 65,25 persen.

“Kami terus bekerja secara optimal, untuk itu dibutuhkan tim yang solid. Kami tetap berupaya dapat selesai tepat waktu,” ujar Saragi, Minggu (13/8/2018).

Sementara untuk progres pembebasan lahan hampir rampung dengan kisaran 95,47 persen. Ruas tol yang menjadi cikal bakal Trans Kalimantan ini, kata Saragi, memiliki skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU) dengan insentif dari pemerintah berupa Viability Gap Fund (VGF).

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda terdiri dari lima seksi, yaitu Seksi 1 mulai dari km 13 hingga Samboja sepanjang 21,95 km, Seksi 2 dari Samboja hingga Muara Jawa sepanjang 30,05 km, Seksi 3 dari Muara Jawa hingga Palaran sepanjang 18,20 km, Seksi 4 dari Palaran hingga Samarinda sepanjang 17,15 km, dan Seksi 5 dari km 13 Balikpapan hingga Bandara Sepinggan sepanjang 11,09 km. 

“Kehadiran Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat memangkas total perjalanan, kondisi saat ini dari Balikpapan ke Samarinda mencapai 150 km melalui jalan nasional, nantinya dengan melintasi jalan tol Balikpapan-Samarinda kurang lebih hanya 100 km,” ucap Saragi.

Saat ini, waktu tempuh antara Kota Balikpapan dan Kota Samarinda menghabiskan waktu hingga 3-4 jam, nantinya waktu tempuh tersebut dapat dipersingkat menjadi hanya 1 jam. 

Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga Tbk, Kushartanto Koeswiranto meminta proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda selesai tepat waktu. Kendati demikian, dia juga mengingatkan untuk tetap memastikan unsur-unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ditaati.

"Silakan berinovasi untuk percepatan pembangunan, tapi pastikan unsur K3 tetap dijaga, karena proyek jalan tol bukan hanya bersinggungan dengan konstruksi, tapi ada banyak SDM yang terlibat di dalamnya, pastikan keselamatan semua orang," katanya. 


Editor : Rahmat Fiansyah