Harga Minyak Naik Tipis Didukung Isu Sanksi AS terhadap Iran

Ranto Rajagukguk ยท Senin, 13 Agustus 2018 - 08:24 WIB
Harga Minyak Naik Tipis Didukung Isu Sanksi AS terhadap Iran

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Harga minyak naik tipis menyusul sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang berpotensi memperketat pasokan di pasar.

Mengutip Reuters, Senin (13/8/2018), minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 7 sen menjadi 72,88 dolar AS per barel pada pukul 00.53 GMT.

Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 16 sen menjadi 67,79 dolar AS per barel.

AS telah mulai menerapkan sanksi baru terhadap Iran, yang mulai November juga akan menargetkan sektor perminyakan di negara itu.

"Dengan sanksi AS terhadap Iran. Semua mata tertuju pada dampak pada ekspor minyak mentah dari negara itu. Mempertahankan pasokan global mungkin sangat menantang. AS melakukan sedikit upaya untuk meningkatkan produksi, dengan data yang menunjukkan aktivitas pengeboran terus meningkat," kata bank ANZ pada hari Senin.

Perusahaan-perusahaan energi AS pekan lalu menambah 10 rig pengeboran minyak sehingga jumlahnya menjadi 869 rig, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes. Itu adalah tingkat aktivitas pengeboran tertinggi sejak Maret 2015.

Pasar minyak berpotensi mengalami tekanan karena adanya tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi dan permintaan bahan bakar, terutama di pasar negara berkembang besar Asia.

“Permintaan yang lebih rendah dari China, importir terbesar dunia, datang pada saat kritis ketika pertumbuhan permintaan dari Asia secara umum dipertanyakan. Ini karena dampak negatif dari perang dagang, dolar yang lebih kuat dan meningkatnya biaya pendanaan,” Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank Denmark, mengatakan dalam sebuah catatan akhir pekan lalu.


Editor : Ranto Rajagukguk