Pekan Depan, 50.000 Driver Ojek Online Gelar Unjuk Rasa di Kantor Grab

Rahmat Fiansyah ยท Jumat, 14 September 2018 - 19:06 WIB
Pekan Depan, 50.000 Driver Ojek Online Gelar Unjuk Rasa di Kantor Grab

ilustrasi. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Sekitar 50 ribu driver 0jek online akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Grab Indonesia pada Rabu (19/9/2018) pekan depan.

Massa ojek online yang tergabung dalam organisasi Gabungan Aksi Roda Dua (Garda Indonesia) itu berasal dari Jabodetabek dan kota-kota di sekitarnya, termasuk Bandung dan Bandar Lampung.

Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, area sekitar kantor operasional Grab yaitu Bendungan Hilir (Benhil), Kuningan, dan Setiabudi berpotensi lumpuh akibat unjuk rasa rasa. Setelah dari Benhil, massa akan bergerak menuju kantor pusat Grab Indonesia yang berlokasi di Setiabudi.

"Aksi tuntutan Garda ini adalah wujud kekecewaan driver ojek online yang seyogyanya disampaikan saat pembukaan Asian Games lalu yang akhirnya diundur untuk menjaga nama baik dan kehormatan Bangsa Indonesia," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (14/9/2018).

Igun menyebut, ada tiga tuntutan massa ojek online yang disebut Trisula Garda. Pertama, transparansi dan keadilan perjanjian kemitraan antara driver ojek online dan Grab selaku aplikator. Kedua, meminta Grab menerapkan rumus transportasi dalam menetapkan tarif dasar, bukan algoritma pasar.

"Ketiga, hilangkan potongan komisi 20 persen bagi aplikator," katanya.

Igun berharap Grab memiliki itikad baik untuk memenuhi tuntutan tersebut. Dia pun mengancam akan terus melakukan aksi lanjutan jika tiga tuntutan tersebut tak dipenuhi.

"Apabila Trisula Garda tidak juga dipenuhi oleh pihak aplikator maka massa ojek online Garda akan terus melakukan aksi tuntutan semakin masif dengan kontinuitas yang semakin sering dan berskala nasional," ucapnya.


Editor : Rahmat Fiansyah