Inalum Didukung 11 Bank Asing untuk Caplok Freeport Indonesia

Ade Miranti Karunia Sari ยท Kamis, 27 September 2018 - 22:39 WIB
Inalum Didukung 11 Bank Asing untuk Caplok Freeport Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan pembayaran saham PTFI kepada Freeport McMoRan akan dituntaskan pada November 2018. Dana tersebut menggunakan sindikasi pinjaman bank asing.

"Sekarang sindikasi dari 11 bank asing. Jadi semuanya bank asing," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Pernyataan Rini tersebut sekaligus menepis kabar masuknya bank BUMN yang terlibat pendanaan akusisi Freeport oleh PT Inalum (Persero). Sebelumnya, pemerintah membuka kesempatan kepada bank BUMN asalkan dananya berasal dari luar negeri (offshore funding). Rini tak menyebut bank-bank mana saja yang terlibat, namun laporan sebelumnya menyatakan bank asal Jepang, Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd sebagai lead arranger pinjaman sindikasi.

BACA JUGA:

Kuasai Freeport, Inalum Lunasi Pembayaran Rp56 Triliun pada November

Mengikat, Indonesia Sah Kuasai Mayoritas Saham Freeport Indonesia

Inalum Sudah Kantongi Komitmen Dana Rp74 Triliun untuk Kuasai Freeport

Mantan Presiden Direktur PT Astra International Tbk itu juga memastikan dana akuisisi senilai 38,5 miliar dolar AS atau Rp56 triliun seluruhnya dibiayai dari pinjaman. Tidak ada sumber pembiayaan lain, termasuk obligasi (bonds).

"Enggak jadi (bonds), sekarang pada dasarnya bank. Kalau nanti kita mau refinancing lebih panjang baru keluarkan bonds," ujar Rini.

Dia menyebut, nilai akusisi saham mayoritas PTFI sudah final, termasuk detil transaksinya. Ketika pembayaran sudah selesai, maka saham Inalum di PTFI akan meningkat dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen.

Rini mengatakan, transaksi pembayaran masih menunggu proses internasional. Pasalnya, pengacara dari pihak pemerintah masih harus mengatur urusan hukum di luar negeri supaya tidak menabrak aturan.

"Sambil menunggu itu kita moga-moga, saya targetnya November semua selesai," ucapnya.


Editor : Rahmat Fiansyah