Bantu Gempa Sulteng, ADB Tawarkan Pinjaman Rp15 Triliun di IMF-WB 2018

Ade Miranti Karunia Sari ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 20:49 WIB
Bantu Gempa Sulteng, ADB Tawarkan Pinjaman Rp15 Triliun di IMF-WB 2018

Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB), Takehiko Nakao. (Foto: Ist)

NUSA DUA, iNews.id - Bank Pembangunan Asia (ADB) menawarkan pinjaman senilai 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk membantu Indonesia memulihkan kondisi pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tawaran tersebut disampaikan langsung Presiden ADB, Takehiko Nakao kepada Presiden Joko Widodo di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).

Takehiko mengatakan, bantuan tersebut terdiri dari 500 juta dolar AS untuk anggaran rehabilitasi korban gempa Sulteng. Sisanya untuk perbaikan infrastruktur vital.

"(Sisanya) 500 juta dolar AS dukungan proyek untuk air, sanitasi, listrik, jembatan, sekolah dan sebagainya,” kata Takehiko.

Pinjaman darurat ini di luar plafon yang diberikan setiap tahun secara rutin kepada Indonesia sebesar 2 miliar dolar AS. Takehiko menyebut, pinjaman di atas plafon biasa dilakukan dalam situasi tertentu meski harus mendapatkan persetujuan Dewan Direktur ADB.

“Kami perlu persetujuan dewan untuk ini, tetapi kami ingin memproses pinjaman ini dengan cepat,” ucapnya.

Pinjaman darurat yang diberikan ADB berbeda dari pinjaman biasanya. Dalam pinjaman ini, debitur mendapatkan masa tenggang (grace period) hingga 8 tahun. Selama masa tenggang, debitur tidak perlu membayar.

Selain itu, tenor pinjaman juga lebih lama dari pinjaman biasa yakni 32 tahun. Di samping pinjaman, ADB juga akan memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Indonesia untuk mendukung kajian kebutuhan kerusakan akibat bencana, termasuk rencana pemulihan dan rekonstruksi.


Editor : Rahmat Fiansyah