Gandeng PLUT, LPDB-KUMKM Optimis Penyerapan Dana Tersalurkan Baik

Diaz Abraham ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 09:00 WIB
Gandeng PLUT, LPDB-KUMKM Optimis Penyerapan Dana Tersalurkan Baik

Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Eviyanti Nasution. (Foto:iNews.id/Diaz Abraham).

SEMARANG, iNews.id - Perkembangan satu usaha tak lepas dari penambahan modal. Karena itu Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Braman Setyo melakukan berbagai upaya agar pihaknya menjadi tujuan utama pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis.

Braman mengaku optimistis LPDB-KUMKM dapat menyalurkan dana dengan baik pada tahun ini karena mereka telah melakukan kerja sama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM. Apalagi dana yang dianggarkan pemerintah tahun ini cukup besar serta bunga relatif rendah.

“LPDB merupakan lembaga penyalur dana bergulir yang mendapatkan anggaran dari pemerintah tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun” katanya seusai kegiatan Sinergitas Layanan Informasi LDPB-KUMKM dengan PLUT KUMKM di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/10/2018).

Melalui kerja sama ini, PLUT-KUMKM menyediakan tenaga pendamping dengan memanfaatkan layanan konsultasi dan pendamping untuk dapat meningkatkan akses terhadap pembaiayan, pemasaran, IT, dan jaringan usaha. Di masa depan, sekitar 56 PLTU ditargetkan telah beroperasi.

“Pertama, dengan 13 pusat layanan usaha terpadu di seluruh Indonesia ada di Jawa dan Kalimantan Barat dan targetnya akan ada 56 PLUT,” ujarnya.

Direktur Jamkrida Jawa Tengah Adi Nugroho. 

Sementara itu, Asisten Deputi Pendampingan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Eviyanti Nasution mengatakan, PLUT-KUMKM telah menyiapkan konsultan-konsultan terbaik dalam rangka penyerapan dana bergulir. Di tiap-tiap PLUT-KUMKM itu akan ada tujuh konsultan di tingkat provinsi dan lima konsultan di setiap kabupaten atau kota.

"Konsultan-konsultan tersebut sebagian besar telah melalui uji kompetensi sehingga kinerjanya diharapkan benar-benar optimal," ungkap Eviyanti.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Tengah Adi Nugroho menyampaikan, saat ini Jamkrida dangan LPDB-KUMKM sedang memproses tiga calon mitra yang akan mendapatkan pembiayaan dari LPDB-KUMKM. Mereka yakni Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan koperasi.

Adi menjelaskan, Jamkrida Jawa Tengah menerapkan Pola 1 Penjaminan, dimana user akan diproses terlebih dahulu sebelum diajukan pada LPDB-KUMKM. Adapun nilai penjaminan dari tiga calon mitra baru ini senilai Rp30 miliar.

"Untuk penjaminan tahun ini, kita berharap bisa tersalurkan di wilayah Jawa Tengah sebesar Rp150 miliar," tutur Adi.

Ke depan dia berharap melalui kerja sama Jamkrida Jawa Tengah dengan LPDB-KUMKM maka serapan untuk akses pinjaman/pembiayaan dana bergulir di Jawa Tengah bisa lebih cepat terserap.


Editor : Zen Teguh