IMF dan WB Puji Pidato Jokowi soal Ancaman Kompetisi Negara Maju

Antara ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:07 WIB
IMF dan WB Puji Pidato Jokowi soal Ancaman Kompetisi Negara Maju

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

NUSA DUA, iNews.id - Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (WB) mengapresiasi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutkan persaingan ketat negara-negara maju tanpa memperhatikan kepentingan ekonomi dunia bisa menimbulkan ancaman, termasuk terhadap negara maju.

"Saya harus akui ketika mendengar sambutan Presiden Joko Widodo, saya berpikir sebaiknya kita pulang, karena tidak bisa memberikan pidato yang baik seperti Joko Widodo," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dengan nada bercanda di Sidang Umum Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (WB) 2018, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).

Jim Yong Kim juga memuji persiapan matang pemerintah Indonesia dalam menyelenggarakan rangkatan Pertemuna Tahunan IMF-WB 2018. Persiapan matang itu dilakukan di tengah kesulitan Indonesia karena sedang menghadapi bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Kami berdiri tegak dengan Indonesia. Kami mendukung sepenuhnya pemerintah dan masyarakat Indonesia," ujar Yong Kim.

Dalam sambutannya, Yong Kim mengingatkan pentingnya negara-negara di dunia untuk meningkatkan perhatian pada Kualitas atau Modal Sumber Daya Manusia dalam menyelenggarakan kehidupan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde juga mengapresiasi persentasi Presiden Joko Widodo atas pesannya tentang kondisi perekonomian dunia. "Saya juga berterima kasih kepada Presiden telah menyampaikan pidato yang sangat baik, kami begitu kurang berhasil untuk meyampaikan yang sama," ujar Lagarde sambil sedikit tertawa.

Secara khusus, Lagarde juga berterima kasih kepada Ketua Panitia Penyelenggara IMF-WB Luhut Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani, dan Gubernur BI Perry Warjiyo atas "penyelenggaran yang baik dan keramahan yang luar biasa".

Lagarde memuji kinerja ekonomi Indonesia yang menurutnya mengensankan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa indikator ekonomi domestik yang menuai pujian itu adalah pengentasan angka kemiskinan dan pertumbuhan yang baik.


Editor : Ranto Rajagukguk