Kala Jokowi Angkat The Avengers dan Game of Thrones di Forum Global

Ade Miranti Karunia Sari, Okezone ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 12:04 WIB
Kala Jokowi Angkat The Avengers dan Game of Thrones di Forum Global

Presiden Joko Widodo berpidato dalam Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). (Foto: Ant)

NUSA DUA, iNews.id - Pidato Presiden Joko Widodo mendapatkan standing applaus dari para peserta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan pidato 'Game Of Thrones' sebagai metafora atas kondisi perekonomian global layaknya drama film yang mengisahkan perebutan tahta dengan cara saling menjatuhkan satu sama lain.

Dalam konteks ekonomi global, dia mengatakan negara maju tengah berebut kesuksesan tanpa menyadari adanya ancaman global yang datang. Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Kim Yong Jim memuji pidato orang nomor satu di Indonesia tersebut.

BACA JUGA:

Bos Bank Dunia dan IMF Minder Lihat Jokowi Pidato soal Game of Thrones

Ini Pidato Lengkap Jokowi soal Game of Thrones di IMF-WB 2018

Staf Khusus Presiden Johan Budi SP mengatakan, ide di balik naskah pidato yang menganalogikan ekonomi global dengan serial televisi AS berasal dari Jokowi sendiri meski tetap dibantu oleh orang lain.

"Ini bukan pertama kali Presiden Jokowi menunjukkan gaya milineal. Sebelumnya ada pidato mengenai analogi Thanos. Sering kali muncul ide-ide dari Pak Jokowi. Jadi itu ada porsi dari Presiden Jokowi yang punya ide kreatif sendiri," kata Johan di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018).

Bulan lalu, Jokowi juga menyinggung soal Thanos dalam World Economic Forum (WEF) ASEAN di Vietnam. Thanos adalah tokoh antagonis utama dalam Film Avengers: Infinity War yang memiliki ambisi melenyapkan separuh populasi dengan dalih menyelematkan dunia dari kepunahan.

Johan melanjutkan, ide pidato Jokowi yang mengangkat karya-karya fiksi populer tersebut kemudian dieksekusi dalam bentuk tulisan oleh penulis pidato Jokowi. Menurut Johan, metafora tersebut cocok dalam mendeskripsikan kondisi global sehingga mengirimkan pesan yang lebih kuat daripada gaya pidato biasa.

"Memang Pak Presiden sangat inovatif termasuk pidato yang kita saksikan bersama. Menggambarkan bagaimana dunia menghadapi persaingan global yang dianalogikan cerita Game of Thrones. Winter is coming," jelas dia.

Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menilai, pesan yang ingin disampaikan Jokowi lewat pidato tersebut yakni mengingatkan seluruh negara bahwa perang dagang dan persaingan ekonomi untuk menjadi yang terbaik tidak ada gunanya jika dunia menjadi hancur.

"Sehingga harus ada kekompakan di antara negara-negara di dunia ini untuk bangun peradaban dan perekonomian yang baru." tuturnya.


Editor : Rahmat Fiansyah