Pemerintah Diminta Kendalikan Impor Produk Alat Mesin Pertanian

Koran SINDO ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 12:42 WIB
Pemerintah Diminta Kendalikan Impor Produk Alat Mesin Pertanian

ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id – PT Antara Kusuma, produsen alat mesin pertanian (alsintan) merek ARTCO, meminta pemerintah mengendalikan impor produk alsintan yang sudah jadi.

Produk alsintan yang dimaksud yakni berupa kereta sorong yang biasa digunakan di perkebunan, pertanian, dan alat bantu angkut konstruksi.

Direktur PT Antara Kusuma, Hermansyah Sudarno mengatakan selama ini pemerintah justru melakukan peraturan yang ketat terhadap industri alsintan nasional. Aturan tersebut antara lain berupa peraturan Larangan dan/atau Pembatasan (Lartas) Bahan Baku dalam Bentuk Persetujuan Impor maupun dalam bentuk rekomendasi teknis.

“Sementara untuk barang jadi bebas leluasa diimpor ke Indonesia. Hal ini akan menyebabkan harga produk kita akan semakin susah bersaing dengan produk impor,” kata Hermansyah, kemarin.

Untuk bisa bersaing dengan produk impor, perseroan terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas produk. Saat ini, kualitas produk PT Antara Kusuma telah diterima pasar hingga lebih dari 60 negara di dunia.

Di dalam negeri, kereta sorong ARTCO dipasarkan ke seluruh provinsi di Indonesia. Kereta sorong ARTCO telah diekspor sejak 2000 ke Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Oman, Malaysia, dan Eropa.. "Saat ini kereta sorong yang diekspor mencapai 20 persen dari kapasitas total produksi,” ucapnya.

Hermansyah mengatakan, penjualan hingga kuartal II- 2018 tetap stabil dan sesuai dengan yang telah ditargetkan baik di dalam maupun di luar negeri.

“Kami membidik target untuk tahun ini bisa mengalami kenaikan 10-15 persen baik untuk pasar dalam maupunluar negeri,” ujarnya.

ARTCO, lanjut Hermansyah, telah memiliki pabrik di Tanjung Morawa, Sumatera Utara, seluas 20.000 M2. Saat ini pabrik berkonsentrasi untuk pembuatan kereta sorong dengan kapasitas mencapai 8.000 unit per hari. (Sudarsono)


Editor : Rahmat Fiansyah